Astra Siapkan Rp 858 Miliar Tambah Kepemilikan Astra Otoparts

PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan dana hingga Rp 858 miliar untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui voluntary tender offer (VTO).
Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Rudy, mengatakan peningkatan kepemilikan itu dilakukan dengan harga penawaran Rp 3.600 per saham.
“Kami ada rencana peningkatan kepemilikan di Astra Otoparts melalui VTO, dengan mungkin sedikit informasi, harga Rp 3.600 dengan transaksi maksimal apabila kami dapat mendapatkan semuanya, itu akan sekitar Rp 858 miliar capital deployment kami,” kata Rudy saat Public Expose Live 2026 secara daring, Kamis (10/9).
Rencana penambahan kepemilikan AUTO, kata Rudy, bagian dari strategi Astra untuk memperkuat tiga bisnis inti perseroan. Dalam transaksi ini, Astra akan memperkuat lini bisnis otomotif, khususnya sektor komponen.
“Dan ini sejalan dengan apa yang tadi saya sampaikan, fokus utama kami untuk memperkuat three core business kita, dimana dalam konteks ini adalah memperkuat otomotif, khususnya komponen,” ujar Rudy.
Apabila seluruh transaksi terealisasi, kepemilikan Astra di Astra Otoparts bakal meningkat dari posisi saat ini sebesar 80 persen menjadi 84,95 persen.
“Dan apabila semua itu terealisasi, itu akan meningkatkan kepemilikan Astra dari sekarang 80% menjadi 84,95%. Tentu kalau bicara tentang pengendali, itu tidak berubah karena memang sekarang Astra sudah 80%,” jelas Rudy.
Meski kepemilikan Astra bertambah, status pengendali Astra Otoparts takkan berubah karena Astra saat ini telah memiliki 80 persen saham perusahaan.
Dalam pelaksanaan VTO, Astra juga memastikan tetap memenuhi ketentuan mengenai kepemilikan saham publik. Perseroan berkomitmen mempertahankan batas minimum free float sebesar 15 persen.
