Kumparan Logo

Dirut Agrinas Klaim 1.081 Gerai Kopdes Merah Putih Sudah Raup Transaksi Rp 31 M

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2026).  Foto: Andry Denisah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (19/8/2026). Foto: Andry Denisah/ANTARA FOTO

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyebut transaksi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah mencapai sekitar Rp 31 miliar hingga saat ini.

Dia menyebutkan, angka ini merupakan nilai transaksi dari sebanyak 1.081 gerai Kopdes yang sudah beroperasi sejak Mei 2026.

“1081 gitu, ini sudah berjalan dari mulai 30 Mei yang peresmian oleh presiden, sekarang kalau nggak salah transaksi (sampai) hari ini Rp 31 miliar, per 1.081,” kata Joao di Kemenko Bidang Pangan Jakarta, Selasa (29/9).

Kopdes Buka Setiap Hari, Pakai Sistem Shift

Joao mengatakan, Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari karena memiliki fungsi sebagai tempat berkumpulnya masyarakat untuk melayani berbagai kepentingan di desa.

“Ya dong, nanti kan dia kan fungsinya itu kan tempat berkumpulnya orang-orang untuk melayani kepentingan masyarakat di situ,” ujarnya.

instagram embed

Menurut Joao, operasional Kopdes Merah Putih akan menerapkan sistem shift. Pengaturan jam kerja tersebut nantinya diserahkan kepada pengurus koperasi desa.

Joao menegaskan, operasional Kopdes Merah Putih tidak berarti berlangsung selama 24 jam. Sementara itu, PT Agrinas Pangan Nusantara berperan dalam menyiapkan sistem yang digunakan oleh koperasi.

“Ada shift, ada shiftnya. Nanti kan tinggal bagaimana pengurus koperasi desa itu mengatur shiftnya kan. Kan mereka yang punya, kita (Agrinas Pangan) hanya menyiapkan sistem,” terangnya.