Kumparan Logo

Otorita IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 T, Purbaya Tunggu Arahan Prabowo

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai makan siang bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (16/7/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai makan siang bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (16/7/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengajukan tambahan anggaran Rp 2,7 triliun untuk membangun batch 3 atau tahap 3 IKN.

Merespons permintaan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut sejauh ini surat pengajuan tambahan anggaran untuk IKN belum sampai ke mejanya.

"Suratnya belum sampai ke saya, jadi saya belum tahu," kata Purbaya ditemui di kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (16/7).

Suasana Kompleks Legislatif di IKN. Foto: Dok. OIKN

Pengajuan anggaran ini diutarakan oleh Basuki dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR RI pada Kamis (16/7). Menurut Basuki, usulan penambahan anggaran ini telah diajukan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 18 Juni 2026 lalu. Penambahan anggaran ini juga ditujukan untuk pengolahan aset terbangun dan pembelian tanah.

"Mungkin belum sampai ke saya. Saya akan pelajari seperti apa kalau sudah sampai ke saya," kata Purbaya.

Purbaya mengatakan anggaran untuk IKN akan mengikuti petunjuk Presiden Prabowo Subianto. "Tapi saya yang jelas akan ikutin petunjuk Bapak Presiden tentang anggaran untuk IKN,," pungkasnya.