Konten dari Pengguna

Yogyakarta, Aku Datang Membawa Haru

Muhammad Darisman

Muhammad Darismanverified-green

Asisten Redaktur kumparanBisnis. Menulis dan editing konten isu ekonomi dan bisnis. Membuat konten Multichannel.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Darisman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tugu Jogja sebagai landmark kota Yogyakarta. (Foto: Instagram/@explorejogja)
zoom-in-whitePerbesar
Tugu Jogja sebagai landmark kota Yogyakarta. (Foto: Instagram/@explorejogja)

Terhanyut aku akan nostalgia

Saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama

Suasana Jogja

Ramai kaki lima

Menjajakan sajian khas berselera

Orang duduk bersila

Musisi jalanan mulai beraksi

Berawal dari lagu berjudul "Yogyakarta" oleh Kla Project ini, aku semakin berkhayal suatu hari benar-benar merasakan suasana Yogya nan ramah itu.

Tapi kala itu, ya sebagai mahasiswa daerah nan hidupnya serba pas-pasan, kadang bisa nongkrong, bisa ngopi, ngerokok, bisa makan ueenak saja ya sudah mewah. Boro-boro mau nyeberang pulau buat menghirup udara Yogya.

Alhasil, aku hanya bisa membayang-bayangkan kota nan kaya kesenian itu lewat cerita orang-orang, dan kadang sesekali terdengar di lirik lagu, atau tak sengaja diambil jadi latar cerita novel yang sempat kubaca.

Lebih dari itu, ya sekadar mengintip (sambil ngiler) foto-foto tempatnya nan indah dari Mbah Google.

Semakin lama, mimpi menapaki Jogja selalu menghantuiku. Dan kebetulan, ketika menjadi mahasiswa akhir yang tidak mengambil mata kuliah lagi, membuatku jadi preman kampus yang kurang kerjaan. Mendadak saja aku menjadi penulis lepas di koran-koran lokal. Jadi bisalah nabung sedikit demi sedikit. Hehehe.

Singkat cerita, secara sudah adalah sedikit modal nekatku untuk mewujudkan keinginan sederhana itu.

Cari-cari informasi, wah ternyata masih terlalu nekat modalku untuk berangkat. Bahkan untuk beberapa hari saja mengecap aroma pagi Yogya masih jauh panggang dari api.

Maju terus pantang mundur, hingga akhirnya jodoh bertemu juga. Enggak sengaja buka Tiket.com, cari-cari informasi tiket Padang-Yogya.

Logo baru Tiket.com (Foto: Tiket.com)
zoom-in-whitePerbesar
Logo baru Tiket.com (Foto: Tiket.com)

Dan ternyata, dengan #tiketkemanapun, aku bisa mendapatkan tiket pulang pergi, dan bahkan masih sisa banyak, bahkan bisa untuk mendapatkan hotel yang bagus juga melalui Tiket.com.

Akhirnya, tak cukup kata untuk menceritakan kebahagianku selama di sana. Malioboro, I am here, hold me!

Biarlah lewat lagu mereka ini kuwakilkan. Kata Om Iwan, "Mimpi di Parangtritis".

Bagaimana rasanya hariku, kurang lebih lagu Ebiet G Ade ini bisa menyampaikan.

Seperti angin, lembut menyusup jiwa

Aku terpejam, kuhirup nafas dalam

di gerbang kotaku, Yogyakarta

Hari ini aku pulang, hari ini aku datang

bawa rindu, bawa haru, bawa harap-harap cemas.

Setiap sudutmu menyimpan derapku, Yogyakarta

Setiap sudutmu menyimpan langkahku, Yogyakarta

Terima kasih Tiket.com, mimpiku sempurna!