1.039 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Erupsi Anak Krakatau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026) Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026) Foto: Dok. Istimewa

Sebanyak 1.039 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Dampak tersebut meliputi pembatalan, keterlambatan, hingga pengalihan pendaratan ke bandara lain.

Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan mengatakan, data tersebut tercatat hingga pukul 21.30 WIB, Minggu (6/9).

“Berdasarkan data penerbangan pukul 21.30 WIB, terdapat 1.039 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya,” ujar yudis dalam keterangannya, Minggu (9/6)

Dari jumlah tersebut, sebanyak 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo. Total penumpang yang terdampak mencapai 166.351 orang.

Operasional penerbangan di Bandara Soetta masih ditutup sementara hingga pukul 23.59 WIB pada 6 September 2026. Penutupan dilakukan menyusul indikasi sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Yudis mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan.

Untuk menangani penumpang terdampak, Bandara Soetta mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA). Bandara menyediakan makanan dan minuman ringan serta bus di setiap terminal untuk membantu mobilitas penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai.

Selain itu, disiapkan bus gratis menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Pada tahap awal, terdapat delapan bus yang disiapkan, masing-masing dua bus untuk setiap tujuan.