Mendagri Imbau Pemda Bagikan Masker ke Warga Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten/kota membagikan masker kepada masyarakat di daerah yang terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hal itu disampaikan Tito dalam Konferensi Pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau bersama Bakom RI secara daring, Minggu (6/9).
Tito mengatakan, masyarakat di wilayah terdampak juga perlu menjaga kesehatan, terutama sistem pernapasan.
“Beberapa daerah sudah menyampaikan imbauan yang di antaranya adalah menjaga kesehatan utamanya sistem pernapasan, upayakan menggunakan masker,” kata Tito.
Dia kemudian meminta pemerintah daerah memastikan kebutuhan masker bagi warga terdampak terpenuhi.
“Kemudian kami juga mengimbau kepada seluruh pemerintah, provinsi maupun kabupaten/kota yang tadi kami sampaikan, untuk membagikan masker kepada masyarakat di daerah yang terdampak,” ujarnya.
Selain penggunaan masker, Tito mengingatkan masyarakat untuk melindungi mata dari paparan abu vulkanik.
“Kemudian juga mata, penglihatan, karena abu ini juga meskipun kecil tapi cukup tajam. Upayakan menggunakan kacamata kalau sekiranya memang memiliki,” katanya.
Tito menyebut sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.
Sementara sebaran hingga ketinggian 50.000 kaki pada sore dan malam hari mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Selat Sunda, hingga Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu.
Pemerintah daerah diminta terus memantau kondisi di wilayah masing-masing dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta otoritas terkait lainnya.
