Pintu KRL Bogor Sempat Macet, 4 Perjalanan Terlambat hingga 15 Menit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penumpang berada di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek saat tiba di Stasiun Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang berada di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek saat tiba di Stasiun Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO

Gangguan pintu kereta Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor terjadi di Stasiun Cikini, Rabu (14/10), sekitar pukul 18.30 WIB. Gangguan tersebut menyebabkan empat perjalanan KRL terlambat selama 6-15 menit.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan petugas berkoordinasi dengan teknisi INKA untuk menangani pintu kereta yang tidak dapat tertutup.

Setelah upaya perbaikan di Stasiun Manggarai belum berhasil, pintu kereta dikunci dan dijaga petugas selama perjalanan.

“Dalam proses penanganan, kendala pintu kembali terjadi pada Commuter Line yang sama saat tiba di Stasiun Cawang. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam hingga Stasiun Pasar Minggu dengan kondisi pintu yang juga dikunci dan dijaga oleh petugas. Setibanya di stasiun tersebut, pengguna Commuter Line No.1382 dialihkan ke Commuter Line No.1384 dan No.1050,” jelas Leza dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10).

Akibat gangguan tersebut, perjalanan Commuter Line No. 1382 relasi Jakarta Kota–Bogor hanya sampai Stasiun Pasar Minggu. Sementara itu, perjalanan KA 1105 relasi Bogor–Depok dibatalkan.

KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi terhadap dua perjalanan kereta. Sarana yang mengalami gangguan akan diperiksa di Depo Depok.

Sejumlah pengguna angkutan kereta rel listrik (KRL) mengenakan masker di dalam gerbong KRL di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (3/3). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan