Sopir Fortuner yang Diamuk Massa di Tanah Abang Sempat Diamankan Polisi
·waktu baca 2 menit

Pengemudi mobil Toyota Fortuner yang menjadi sasaran amukan massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6), sempat diamankan polisi ke Polsek Metro Tanah Abang usai insiden tersebut.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, kendaraan dan pengemudi Fortuner ES (44) ditemukan anggota polisi di lokasi kejadian lalu dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
“Dan kemudian untuk pengemudi fortuner dan mobil fortuner dari TKP ditemukan oleh Briptu Deri (Anggota SPKT) dibawa ke kantor polsek lanjut,” kata Erlyn saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).
“Saat ditanya-tanya dengan tujuan untuk mengetahui kronologis kejadian dan menentukan pembuatan LP namun yang bersangkutan tidak nyambung (seperti orang ling lung atau kebingungan),” tambahnya
Menurut Erlyn, sekitar 20 menit kemudian orang tua pengemudi datang ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menemui petugas.
“Dan selang sekitar 20 (dua puluh) menit kemudian bahwa orang tuanya datang ditemui oleh Ka SPKT Aiptu Hari Santosa dan disaat ditanya, tidak mau membuat laporan dan kemudian membawa anaknya pulang berikut mobilnya,” ujarnya.
Di sisi lain, polisi juga belum menemukan adanya laporan kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur saat peristiwa terjadi.
“Setelah dilakukan pengecekan pada waktu kejadian untuk lakanya tidak ada Jalan Mas Mansyur,” ucap Erlyn.
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran amukan massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Video kejadian itu viral di media sosial dan memperlihatkan warga mengerumuni serta merusak sejumlah bagian kendaraan hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Narasi yang beredar menyebut insiden itu dipicu dugaan tabrak lari. Namun, polisi menyatakan dugaan tersebut masih didalami.
“Pada hari ini Sabtu 06 Juni 2026 jam 16.30 WIB piket Opsnal mendapat laporan dari KSPK melalui 110 bahwa di JL KH Mas Mansyur tepanya di puteran Bata Pasar Tanah Abang adanya keributan yg terjadi,setelah di dalami ternyata di dapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan body mobil pengok,” kata Erlyn.
“Dugaan masih di dalami dan TKP masih dalam penyelidikan,” sambungnya.
