Konten dari Pengguna

Inovasi Diplomasi! Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Diplomasi Budaya untuk warga Desa

Muhammad Fatahillah

Muhammad Fatahillah

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Departemen Hubungan Internasional Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Fatahillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Edukasi Diplomasi Budaya Sebagai Inovasi Persebaran Budaya Oleh Muhammad Fatahillah
zoom-in-whitePerbesar
Edukasi Diplomasi Budaya Sebagai Inovasi Persebaran Budaya Oleh Muhammad Fatahillah

Istilah diplomasi seringkali biasanya dikaitkan dalam pembahasan antar negara pun antar bangsa. Diplomasi dapat diinovasikan dalam beberapa konteks, salah satunya yakni Diplomasi Budaya. Inovasi Diplomasi Budaya ini dapat diartikan sebagai upaya untuk mempererat hubungan antar individu, kelompok, bahkan negara melalui pertukaran nilai-nilai, seni, tradisi, dan aspek budaya lainnya. Pada intinya, Diplomasi Budaya menjadi suatu cara bagi kita untuk membangun jembatan pemahaman dan saling menghormati antar kebudayaan yang berbeda.

Sebagai mahasiswa yang peduli akan kelestarian dan eksistensi budaya, Muhammad Fatahillah, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Departemen Hubungan Internasional, menuangkan perhatiannya terhadap isu kelestarian budaya tersebut melalui sebuah program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program kerja monodisiplin ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai Diplomasi Budaya sebagai inovasi persebaran budaya kepada warga Desa Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 Januari 2025, diselenggarakan di salah satu rumah warga dengan mengundang berbagai kalangan masyarakat di Desa Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, dengan sasaran 40 warga yang hadir.

Antusiasme Warga Desa Wiradesa dalam Edukasi Diplomasi Budaya Sebagai Inovasi Persebaran Budaya

Dalam penyelenggaran edukasi, para warga diajak mengetahui lebih dalam mengenai Diplomasi Budaya, baik itu dari manfaat dan tujuan, serta bagaimana mengimplementasikan Diplomasi Budaya dalam konteks antar desa. Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin siang ini dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi yang edukatif dan sesi tanya jawab yang menarik minat para warga. Dengan motede edukasi yang menarik dan interaktif, para warga dapat lebih memahami materi dan diharapkan dapat menjadi bekal di kemudian hari. Selain itu, para warga dapat menerapkan Diplomsi Budaya mulai dari lingkungan di desa sendiri hingga antar desa bahkan luar daerah.

Menariknya antusisasme para warga terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab seputar Diplomasi Budaya sebagai inovasi persebaran budaya. Di akhir sesi, Muhammad Fatahillah menyampaikan harapannya bahwa melalui program kerja ini, para warga Desa Wiradesa dapat memiliki pemahaman yang baik mengenai Diplomasi Budaya dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.