Kumparan Logo

Spesies Baru Ikan Gua Mirip Monster Stranger Things Ditemukan

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Spesies baru ikan gua tanpa mata Demogorgonichthys arcanus, yang terinspirasi dari mosnter Demogorgon dalam serial Stranger Things. Foto: Niemiller, M.L., Armbruster, J.W., Sandel, M.W. et al. via Scientific Reports 16, 20765
zoom-in-whitePerbesar
Spesies baru ikan gua tanpa mata Demogorgonichthys arcanus, yang terinspirasi dari mosnter Demogorgon dalam serial Stranger Things. Foto: Niemiller, M.L., Armbruster, J.W., Sandel, M.W. et al. via Scientific Reports 16, 20765

Sekelompok ilmuwan menemukan ikan gua pucat tanpa mata di Alabama utara, Amerika Serikat. Ikan itu diberi nama ilmiah Demogorgonichthys arcanus, terinspirasi dari monster Demogorgon dalam serial Stranger Things yang hidup di dunia gelap bernama Upside Down.

Spesies baru tersebut ditemukan di Bobcat Cave, sebuah gua di pangkalan militer Redstone Arsenal dekat Huntsville. Para peneliti rutin menyurvei lokasi itu setiap bulan karena gua tersebut menjadi habitat berbagai satwa bawah tanah, termasuk udang gua Alabama.

Tim peneliti melihat seekor ikan pucat tanpa mata di tengah kegelapan gua pada Februari 2025. Bentuk tubuhnya tampak berbeda dari ikan gua lain yang telah dikenal.

"Sejujurnya, pikiran pertama saya adalah, 'jangan senang dulu, tetapi saya rasa ini spesies baru'," kata Matthew Niemiller dari University of Alabama in Huntsville, penulis pertama penelitian tersebut, mengutip IFLScience.

Niemiller tidak langsung menyimpulkan bahwa ikan itu merupakan spesies baru. Ia pernah menemukan ikan gua dengan penampilan berbeda, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan kedekatan genetik yang tinggi dengan spesies lain.

Perbedaan antara spesies ikan gua Typhlichthys subterraneus, Demogorgonichthys arcanus, dan Speoplatyrhinus poulsoni. Foto: Niemiller, M.L., Armbruster, J.W., Sandel, M.W. et al. via Scientific Reports 16, 20765

Ia kemudian mengirimkan foto ikan tersebut kepada Profesor Jonathan Armbruster dari Auburn University dan peneliti Pamela Hart. Tim lalu kembali ke gua untuk mengumpulkan spesimen dan melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Ikan ini berbeda dalam beberapa hal yang terus terbukti konsisten," ujar Niemiller. "Ia punya jari-jari sirip yang tidak bercabang, tonjolan yang menonjol di belakang kepala, serta moncong yang lebih panjang dan lebih pipih. Bukan hanya satu ciri yang aneh."

Tim menggabungkan pengamatan bentuk tubuh, pemindaian CT, dan analisis genetik untuk memastikan statusnya. Hasilnya memperlihatkan bahwa Demogorgonichthys arcanus merupakan spesies baru sekaligus mewakili garis keturunan ikan gua yang sebelumnya belum dikenal.

Temuan ini mengejutkan karena ikan tersebut hidup dalam sistem gua yang sama dengan southern cavefish. Keberadaan dua garis keturunan ikan gua berbeda dalam satu habitat membuka pertanyaan baru mengenai evolusi dan adaptasi satwa bawah tanah.

Nama Terinspirasi Monster Dunia Gelap

Nama Demogorgonichthys mengacu pada Demogorgon, sosok iblis dari mitologi kuno yang kemudian muncul dalam permainan Dungeons & Dragons serta serial Stranger Things.

Habitat spesies ikan gua Demogorgonichthys arcanus. Foto: Niemiller, M.L., Armbruster, J.W., Sandel, M.W. et al. via Scientific Reports 16, 20765

Menurut Niemiller, nama tersebut sesuai dengan penampilan dan habitat ikan yang pucat, buta, serta hidup dalam kegelapan permanen. Sementara itu, kata arcanus berarti 'tersembunyi', merujuk pada spesies yang luput dari pengamatan selama puluhan tahun.

"Saya sering menemukan kesalahpahaman bahwa hewan-hewan ini mengalami kemunduran, seolah ikan gua hanyalah ikan biasa yang 'kehilangan' mata dan menjadi pucat," kata Armbruster. "Saya melihatnya secara terbalik. Mereka termasuk hewan paling terspesialisasi di planet ini.”

Sejauh ini, Demogorgonichthys arcanus hanya diketahui hidup dalam satu sistem gua. Sebaran yang sangat terbatas membuatnya berpotensi menjadi salah satu spesies ikan paling langka di dunia.

Habitatnya relatif terlindungi karena kawasan Bobcat Cave juga menjadi tempat hidup udang gua Alabama, spesies terancam yang telah memperoleh perlindungan. Meski Redstone Arsenal masih aktif digunakan, akses menuju kawasan sekitar gua dibatasi.

Ancaman tetap datang dari kemungkinan pencemaran air tanah, terutama seiring pertumbuhan Kota Huntsville. Kondisi air menjadi faktor penting karena ikan tersebut hidup dalam ekosistem bawah tanah yang bergantung pada aliran air tanah.

Hasil penelitian mengenai spesies baru tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.