Mahasiswa Unair Menciptakan SmartAIr : Prototipe Alat Deteksi Kualitas Udara

Saya Muhammad Firdaus, mahasiswa Teknologi Sains Data, Universitas Airlangga yang memiliki minat terhadap Machine Learning dan AI. Didorong oleh komitmen terhadap inovasi, saya fokus pada penciptaan solusi yang berdampak melalui proyek berbasis data.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Firdaus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah revolusi digital, Machine Learning (ML) menjadi teknologi kunci yang membawa perubahan signifikan di berbagai sektor. Di Indonesia, ML mulai diterapkan di bidang kesehatan dan keuangan, menawarkan solusi efisien dan akurat untuk kebutuhan masyarakat.
kunjungi link berikut untuk mengetahui manfaat dari Machine Learning di kehidupan sehari-hari.
https://primakara.ac.id/blog/info-teknologi/machine-learning#:~:text=Algoritma%20machine%20learning%20memungkinkan%20mobil,lintas%20dan%20meningkatkan%20mobilitas%20masyarakat.
Machine Learning, bagian dari Artificial Intelligence (AI) , memungkinkan mesin untuk belajar dari data dan membuat keputusan tanpa pengkodean khusus. Salah satu penerapan ML yang sudah dikenal adalah sistem rekomendasi di platform seperti Netflix dan Tokopedia, yang menyesuaikan pengalaman pengguna berdasarkan preferensi mereka.
Di bidang kesehatan, teknologi ini bisa mendeteksi kualitas udara yang ada di Surabaya. Contohnya, SmartAIr, prototipe alat yang diciptakan oleh salah satu mahasiswa Universitas Airlangga yang bernama Muhammad Firdaus, Mahasiswa semester 1 prodi teknologi sains data.
Diberi nama SmartAIr, karena Smart merupakan Jargon dari Universitas Airlangga. AI karena alat ini berbasis Machine Learning yang merupakan bagian dari Artificial Intelligence. Dan terakhir Air karena produk ini untuk mendeteksi kualitas udara di lingkungan kampus Universitas Airlangga.
Cara kerja SmartAIr ini yaitu mengambil data kualitas udara di waktu sebelumnya. Lalu data tersebut akan diolah dan dimodelkan untuk memprediksi kualitas udara di masa depan. Jika kualitas udara yang diprediksi buruk dari ambang batas kualitas udara maka layar dari SmartAIr akan menampilkan peringatan. Ini harapannya civitas akademika Universitas Airlangga lebih waspada lagi mengingat banyak penyakit yang terjangkit karena kualitas udara yang buruk di Surabaya.
Produk SmartAIr ini merupakan hasil dari project kolaborasi expo PDB 2024 Universitas Airlangga yang diambil dari tema linkungan hidup dan teknologi. Dengan produk ini diharapkan dapat dikembangkan lagi dikemudian hari seperti PKM.
SmartAIr sudah dipamerkan pada Expo PDB 2024 di Universitas Airlangga Kampus C tepatnya di stand PDB 85. Rektor Universitas Airlangga, Prof. Muhammad Nasih, juga ikut memeriahkan event ini dengan mengunjungi booth-booth mahasiswa baru Universitas Airlangga.
