#JakartaKita Tempat Usaha Bagi Semua

Tulisan dari Muhammad Firman Eko Putra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gedung-gedung tinggi di Semanggi.
Jakarta adalah magnet bagi perantau se-Indonesia Raya. Jakarta adalah pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat uang berputar. Tapi apa semua bisa menikmatinya? Tidak.
Jakarta adalah magnet bagi perantau se-Indonesia Raya. Jakarta adalah pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat uang berputar. Tapi apa semua bisa menikmatinya? Tidak. Jakarta adalah magnet bagi perantau se-Indonesia Raya. Jakarta adalah pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat uang berputar. Tapi apa semua bisa menikmatinya? Tidak.
Di gedung-gedung tinggi, banyak yang bisa dilakukan untuk mendapat uang. Orang bisa duduk seharian menghadap layar dan tiap bulan mendapat uang. Mengepel lantai, atau sekedar membuka pintu bagi tetamu pun bisa berbuah rezeki.

Seorang pekerja mengepel lantai Grand Indonesia.
Di jalanan yang penuh mobil sewaktu-waktu orang bisa lapar. Maka penjual makanan siaga di pinggir jalan.
Orang kampung saya dulu bilang, di Jakarta semua bisa dijual. Bagaimana tidak, baju bekas pun banyak peminatnya. Transaksi tak bubar bahkan saat Pasar Senen yang jadi pusatnya terbakar. Ratusan tenda jadi di halaman pasar jadi pelarian. Penjual dan pembeli masih ramai bernegosiasi.

Pusat baju bekas di Pasar Senen.
Banyak cara meraup rupiah di Ibukota. Tapi tidak semua layak. Maka mimpi #JakartaKita adalah kota yang memberi penghidupan bagi semua penduduknya. Semoga Gubernur baru dan Wakilnya, Anies - Sandi bisa mewujudkannya.
