2 Tentaranya Tewas, AS Lakukan Serangan Balasan ke Iran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Armada CENTCOM (Pusat Komando AS) di Timur Tengah, dalam operasi memberangus sel-sel ISIS. Foto: X/@CENTCOM
zoom-in-whitePerbesar
Armada CENTCOM (Pusat Komando AS) di Timur Tengah, dalam operasi memberangus sel-sel ISIS. Foto: X/@CENTCOM

Dua orang tentara Amerika Serikat (AS) tewas dalam serangan Iran ke Yordania. AS langsung melakukan serangan balasan.

Dikutip dari AFP, AS melancarkan serangan udara ke Iran. Komando Pusat militer AS (CENTCOM) mengumumkan serangan malam kedelapan berturut-turut.

"Dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Korps Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer Amerika di Yordania tadi malam," demikian keterangan CENTCOM.

Kantor berita Iran, Fars dan Tasnim, secara bersamaan melaporkan serangan AS terhadap Sirik, sebuah pelabuhan yang terletak di Selat Hormuz di Iran selatan.

Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran bersumpah untuk memberi pelajaran yang tak terlupakan kepada AS saat mereka menyerang infrastruktur di sekitar Teluk sebagai balasan atas serangan AS yang semakin intensif selama seminggu terakhir, yang menurut Iran telah menghantam bandara, stasiun kereta api, dan jembatan.

Sebulan setelah kedua negara musuh menandatangani kesepakatan awal yang kini telah ditinggalkan yang bertujuan untuk mengakhiri perang, Iran menyerang fasilitas minyak di Kuwait serta pembangkit listrik dan air, kata pihak berwenang di negara Teluk tersebut. Sementara di Bahrain, militer mengatakan pertahanan udara berhasil menangkis gelombang serangan Iran.

Serangan baru Teheran ke Yordania ini menjadikan jumlah korban jiwa militer AS yang terkonfirmasi menjadi 16 orang sejak konflik dimulai pada 28 Februari lalu.