Balita di Garut Diculik Pakai Mobil saat Main di Dekat Rumahnya, Polisi Buru Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Balita di Garut diculik pakai mobil putih saat main di dekat rumahnya. Dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Balita di Garut diculik pakai mobil putih saat main di dekat rumahnya. Dok Istimewa

Seorang balita di Garut, Jawa Barat, menjadi korban penculikan. Balita tersebut dibawa naik ke sebuah mobil yang tak dikenal.

Peristiwa penculikan terjadi pada Kamis (5/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Video CCTV dugaan penculikan itu beredar luas di media sosial.

Korban adalah seorang balita laki-laki berinisial SIA berusia sekitar dua tahun dan dilaporkan hilang dari lingkungan tempat tinggalnya di Perumahan Bumi Malayu Asri, Desa Simajaya, Garut.

Dalam rekaman yang beredar, seseorang dari dalam kendaraan terlihat memanggil korban yang sedang bermain di halaman dekat rumahnya. Anak tersebut lalu diangkut ke dalam mobil.

Mobil itu lalu melaju ke luar perumahan.

Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan setelah menerima laporan resmi dari orang tua korban.

“Memang benar bahwa telah terjadi dugaan awal anak yang diculik. Sementara tim masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan beberapa saksi telah kami lakukan pemeriksaan,” kata Niko, Minggu (8/11/2026).

Sementara, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Herman Saputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penculikan tersebut.

Menurut Herman, jajaran Satreskrim Polres Garut telah meminta keterangan sejumlah saksi.

“Keterangan para saksi diperlukan untuk memperjelas kronologi kejadian, termasuk memastikan bagaimana korban dapat dibawa meninggalkan lingkungan tempat tinggalnya,” kata Herman.

Herman menyebut pihaknya kini tengah memburu korban.

"Mohon doa dan dukungan. Kami optimistis dalam waktu dekat kasusnya bisa terungkap," ungkap Herman.