Banjir Bandang Terjang Solok, BMKG: Ada Peringatan Dini 7 Hari Sebelumnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Brimob Polda Sumbar turun langsung menangani banjir bandang di Solok, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Brimob Polda Sumbar turun langsung menangani banjir bandang di Solok, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Senin (21/9) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hujan lebat turun di sekitar wilayah Solok sebelum bencana terjadi.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menerangkan, banjir bandang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Menurutnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini jauh sebelum kejadian.

“Betul, kemarin malam jam 11-an ya terjadi banjir bandang. Di Kabupaten Solok dan BMKG kami sampaikan bahwa jauh hari sebelum kejadian tersebut juga sudah mengeluarkan peringatan dini dari 7 harian, 3 harian, bahkan pada skala jam-jaman nowcasting,” terang Andri dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan 2026-2027 di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta Pusat, Selasa (22/9).

Berdasarkan catatan BMKG, hujan yang terjadi di sekitar Solok masuk kategori lebat, dengan curah hujan mencapai 94 milimeter (mm) per hari.

“Jadi hujan yang terjadi kategori lebat ya kalau dari catatan BMKG, terutama di wilayah sekitar Solok sebesar 94 mm per hari, sehingga ini tentu memicu tadi kejadian banjir,” jelas Andri.

Andri pun menekankan potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai dalam sepekan ke depan. Sejumlah wilayah yang perlu mendapat perhatian antara lain sebagian Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“Di beberapa wilayah khususnya di bagian utara khatulistiwa tadi di wilayah Sumatra di Aceh, Sumatra Utara, dan juga Sumatra Barat memang perlu tetap mewaspadai,” ujarnya.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal informasi resmi secara real-time.