BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena cuaca El Nino yang saat ini berlangsung di Samudra Pasifik masih akan bertahan hingga awal 2027.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, fenomena El Nino yang terjadi di Pasifik berbeda dengan kondisi cuaca harian. Sebab fenomena tersebut berlangsung dalam periode yang lebih panjang.
“Episode El Nino tahun ini maupun juga pada El Nino yang lalu, itu selalu bertahan hingga paling tidak akhir kuartal pertama tahun berikutnya. Jadi untuk yang sekarang ini bertahan paling tidak hingga akhir kuartal pertama tahun 2027,” kata Ardhasena dalam konferensi pers Prediksi Musim Hujan 2026-2027 di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta Pusat, Selasa (22/9).
Secara historis, fenomena tersebut berdampak pada musim kemarau di Indonesia, terutama dengan membuat musim kemarau lebih kering dan panjang di sejumlah wilayah selatan khatulistiwa.
Meski El Nino masih berlangsung di Pasifik, Ardhasena menyebut dampaknya terhadap kekeringan di Indonesia akan berakhir seiring masuknya musim hujan.
Sebagian wilayah Indonesia pun diprediksi mulai memasuki musim hujan secara bertahap pada Oktober, November, hingga Desember 2026.
“Mulai Oktober, November, dan juga Desember wilayah Indonesia ini masuk musim hujan, gitu. Sehingga kekeringannya itu berakhir ya, tetapi El Ninonya di Pasifik tetap terus berjalan,” katanya.
Sementara puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember 2026, Januari 2027, dan Februari 2027.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menerangkan bahwa BMKG juga memantau kondisi Dipole Mode atau Indian Ocean Dipole (IOD) yang dapat memengaruhi intensitas curah hujan.
“Saat ini netral tapi apabila terus positif tentu ini juga akan menambah intensitas curah hujan, untuk itu perlu diwaspadai di wilayah Sumatera,” tutur Andri.
Untuk kondisi indeks IOD saat ini berada pada kategori netral dengan nilai +0,376. BMKG pun memprediksi IOD berpeluang memasuki fase positif dan bertahan hingga akhir 2026.
