Dasco Sebut Penanganan Korban TPKS Tak Maksimal karena Kurangnya Pendanaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan pada acara Peluncuran Program Dana Bantuan Korban (DBK) "Saraya Baruna Ananta" di Hotel Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan pada acara Peluncuran Program Dana Bantuan Korban (DBK) "Saraya Baruna Ananta" di Hotel Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyoroti jumlah korban kekerasan seksual di Indonesia yang angkanya mencapai 3.691 orang pada 2025. Keadaan ini, kata dia, membuat kalut.

“Bahwa keadaan pada saat ini membuat kita kalut. Bagaimana kemudian di tahun 2025 itu ada 3.691 korban tindak kekerasan seksual,” ujarnya dalam acara peluncuran program Dana Bantuan Abadi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Hotel Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Dari angka tersebut, Dasco menyebut penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia sangat tidak maksimal.

“Kemudian penanganannya sangat tidak maksimal dikarenakan satu dan lain hal termasuk dukungan pendanaan,” sambungnya.

Oleh karenanya, ia menyebut faktor penting dalam penanganan kasus kekerasan seksual adalah intervensi negara.

“Tadi kemudian diminta bahwa kemudian negara harus benar-benar hadir di sekitar korban,” katanya.

Dasco menyampaikan hal tersebut ketika tampil sebagai Keynote speaker untuk peluncuran program Dana Bantuan Korban dari LPSK.

Dalam momen tersebut pula, Dasco menggalang dana. Hanya dalam waktu 10 menit, dana yang terkumpul untuk Dana Bantuan Abadi mencapai Rp 201 miliar atau 20 persen dari target Rp 1 triliun.

“Saya di sini tadi 10 menit sudah menelepon beberapa lembaga dan orang, dan alhamdulillah untuk malam ini sudah terkumpul Rp 201 miliar,” pungkasnya.