Dokter di Dairi, Sumut, Dirampok dan Kakinya Diikat, Polisi Selidiki

Seorang dokter bernama Nico Rudy Tjowandi menjadi korban perampokan di tempat praktiknya di daerah Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Selasa (1/9) sekitar pukul 20.15 WIB.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, mengatakan bahwa awalnya dokter tersebut hendak menutup tempat praktiknya sekitar pukul 20.00 WIB.
Lalu, diduga pelaku masuk ke dalam tempat praktiknya lalu mengancamnya. Pelaku diduga berjumlah satu orang.
"Jadi kan jam tutupnya jam delapan malam. Pada saat dia mau tutup, masuk lah orang ini ke dalam, pelakunya ini. Pelakunya satu orang," kata Syahril saat dihubungi kumparan, Rabu (2/9).
Kemudian, terduga pelaku menodongkan senjata tajam berupa pisau kepada korban lalu mengikat kakinya menggunakan lakban.
"Ditodongkannya senjata, ditutupnya mulutnya, diikatnya tangannya, diikat kakinya. Diambil lah duit recehnya," ujar Syahril.
Lalu, pelaku mengambil uang korban sekitar Rp 2 juta dengan pecahan Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu.
Korban kemudian menghubungi tetangganya setelah pelaku melarikan diri.
"Diteleponnya tetangga sebelah. Tetangga sebelahnya datang, kan masih ramai orang di depan kedai tuak," ucap Syahril.
Syahril menuturkan, dokter tersebut tidak mengalami luka-luka di bagian tubuhnya. Hanya saja terdapat lebam di area bekas ikatan lakban tersebut.
"Enggak ada luka. Paling lebam-lebam kena ikat itunya pakai lakban," imbuh Syahril.
Pihak kepolisian kemudian datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Syahril mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian dan penyelidikan terhadap terduga pelaku.
"Iya (pencarian), masih penyelidikan semua kasus ini ya," pungkas Syahril.
