DPR Matangkan Persiapan Sidang Tahunan 14 Agustus, Ini Susunan Kegiatannya

Persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026 nanti terus dimatangkan. Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Suprihartini mengatakan, koordinasi teknis telah dilakukan, termasuk dengan protokol kementerian dan lembaga. Persiapan juga akan memasuki tahap gladi sebelum pelaksanaan sidang.
“Ya, alhamdulillah untuk persiapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, serta Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 14 Agustus ini, kami dari tiga Kesekretariatan Jenderal (MPR, DPR, dan DPD) sudah melakukan terus koordinasi dan tahap-tahap persiapan, yang hari ini sebenarnya akan dilakukan gladi kotor. Besok akan dilakukan gladi kotor dan nanti tanggal 13 akan dilakukan gladi bersih,” jelas Suprihartini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8).
Suprihartini mengatakan pihak sekretariat juga telah menerima arahan dari pimpinan MPR, DPR, dan DPD. Koordinasi dengan protokol kementerian/lembaga dilakukan untuk memastikan kehadiran tamu undangan.
“Dan ini kami juga sudah melakukan semua persiapan dan mendapatkan juga arahan dari pimpinan, baik pimpinan MPR, pimpinan DPR, dan juga pimpinan DPD. Hari ini tadi Sekretaris Jenderal DPR juga melaksanakan rapat dengan seluruh protokol kementerian/lembaga untuk memastikan bahwa kehadiran dari tamu-tamu undangan ini dapat kami dapatkan konfirmasinya sebelum hari pelaksanaan,” ungkapnya.
Untuk tamu VVIP, termasuk presiden dan wakil presiden terdahulu, Suprihartini mengatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi kehadiran. Meski begitu, pengaturan teknis kedatangan para tamu telah dikoordinasikan.
“Nah, itu kami masih menunggu untuk yang tamu-tamu VVIP. Namun kami juga tadi secara teknis juga mengoordinasikan terkait dengan untuk waktu-waktu pelaksanaan kapan tamu-tamu itu datang dan di mana tempat teman-teman protokol, juga ini sudah kami koordinasikan,” jelasnya.
Sidang Pagi Dimulai 08.30
Salah satu pengaturan dalam pelaksanaan Sidang Tahunan tahun ini yakni jadwal sidang pagi yang ditargetkan selesai sebelum salat Jumat. Sidang pagi akan dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.47 WIB.
Suprihartini membenarkan bahwa rangkaian sidang pagi memang ditargetkan selesai sebelum salat Jumat.
“Betul. Tadi sudah Kepala Biro Protokol DPD juga sudah menyampaikan bahwa sudah diputuskan waktunya itu sekitar jam 10.47 ya. Mudah-mudahan ini sesuai dengan jadwal,” katanya.
Penetapan jadwal tersebut telah dibahas melalui rapat gabungan yang melibatkan kementerian/lembaga terkait serta unsur keamanan, termasuk TNI dan Polri.
“Kemarin kami juga sudah melaksanakan rapat gabungan dipimpin oleh Bapak Sekjen DPD dengan mengundang seluruh kementerian/lembaga yang terkait dan juga dari pihak keamanan, baik TNI, Polri, dan juga unsur-unsur keamanan lainnya kemarin kami sudah undang rapat gabungan bersama dan sudah kami koordinasikan untuk tahap-tahap persiapan finalisasi dan sebagainya,” ungkapnya.
“Kalau pelaksanaan sudah disepakati dimulai jam 08.30 untuk yang sidang pagi, nah diakhiri sekitar pukul 10.47. Mudah-mudahan sesuai dengan jadwal ya, jadi sebelum salat Jumat sudah bisa diakhiri,” tambah dia.
Setelah sidang pagi selesai, agenda dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR terkait RAPBN pada pukul 14.30 WIB.
“Lalu untuk sidang Rapat Paripurna RAPBN akan dimulai pada pukul 14.30,” katanya.
Jeda waktu antara sidang pagi dan sidang siang digunakan untuk pelaksanaan salat Jumat, istirahat, serta makan siang.
“Kenapa ada jeda lama? Karena ada salat Jumat dan juga ada waktu istirahat dulu, apa makan siang dan sebagainya untuk kegiatan sidang kedua,” tuturnya.
Rapat Paripurna RAPBN tersebut ditargetkan selesai sekitar pukul 16.00 WIB.
“Dan nanti diakhiri sekitar pukul 16.00 lewat untuk yang sidang kedua Rapat Paripurna tersebut,” kata dia.
Sebelum pelaksanaan, sekretariat juga akan menggelar gladi. Untuk gladi kotor pada 12 Agustus biasanya diikuti oleh tim teknis. Sementara pimpinan DPR biasanya hadir dalam gladi bersih yang akan dilaksanakan 13 Agustus.
“Kalau gladi kotor biasanya kami masih tim-tim teknis. Pimpinan DPR biasanya akan hadir pada saat nanti gladi bersih. Tapi kami masih menunggu konfirmasi dari kehadiran Bapak/Ibu pimpinan,” kata dia.
8 Penerima Manfaat Dihadirkan
Suprihartini mengatakan persiapan Sidang Tahunan tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Namun, terdapat satu hal yang akan ditampilkan dalam Sidang Gabungan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, yakni kehadiran delapan penerima manfaat dari pemerintah.
“Kalau untuk kami persiapan teknis, itu sebenarnya kami tetap melakukan koordinasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada Sidang Gabungan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, pemerintah akan menghadirkan 8 penerima manfaat dari pemerintah, nanti yang akan dihadirkan ditempatkan di balkon bersama dengan para teladan dan juga peserta Parlemen Remaja yang terbaik,” ujarnya.
Suprihartini mengatakan mereka merupakan penerima manfaat dari pemerintah.
“Dari penerima manfaat,” kata dia.
