Houthi Serang Fasilitas Aramco di Dekat Bandara Riyadh, Asap Hitam Membubung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Roket Tentara Houthi Yaman. Foto: HOUTHI MILITARY MEDIA via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Roket Tentara Houthi Yaman. Foto: HOUTHI MILITARY MEDIA via REUTERS

Asap hitam dan api membubung di dekat bandara internasional Riyadh pada hari Sabtu (19/9), ketika kelompok Houthi Yaman mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap sasaran di ibu kota Saudi dan fasilitas minyak pesisir.

Dikutip dari AFP, petugas pemadam kebakaran memadamkan api di tangki bahan bakar berlogo raksasa minyak Saudi Aramco di depo bahan bakar dekat bandara. Rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan kepulan asap hitam di atas gedung bandara.

Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi yang didukung Iran telah melancarkan serangan kilat, merebut sebagian wilayah di Yaman, membuat pemerintah yang diakui secara internasional, yang didukung oleh Arab Saudi, kesulitan untuk merespons.

Arab Saudi telah merespons dengan sejumlah serangan udara di wilayah yang dikuasai Houthi tetapi gagal menghentikan serangan tersebut.

“Sebagai respons terhadap upaya kriminal musuh Saudi untuk menargetkan Ibu Kota Sana'a. Angkatan Bersenjata Yaman berhasil melakukan dua operasi militer dengan menggunakan sejumlah besar rudal balistik dan jelajah serta drone,” kata juru bicara militer Houthi Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan di Telegram.

“Yang pertama menargetkan lokasi sensitif di ibu kota Saudi, Riyadh, dan yang kedua menargetkan fasilitas Aramco di Yanbu," sambungnya.

Belum ada tanggapan dari pemerintah Saudi, yang sebelumnya telah mengeluarkan peringatan serangan udara semalam.

Beberapa jam setelah peringatan dini hari, warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka mendengar suara seperti ledakan yang bergema di beberapa bagian ibu kota Saudi.