Kebakaran Rumah di Kebayoran Lama Jaksel Diduga Dipicu Korsleting Listrik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran rumah di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama, Jakarta pada Selasa (22/9/2026). Foto: Command Center Damkar Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran rumah di Jalan Teuku Nyak Arif, Kebayoran Lama, Jakarta pada Selasa (22/9/2026). Foto: Command Center Damkar Jakarta

Kebakaran rumah tinggal di Jalan Teuku Nyak Arif RT 05 RW 01 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga dipicu korsleting listrik.

"Dugaan penyebab korsleting listrik," demikian keterangan Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan, Selasa (22/9).

Damkar melakukan pemadaman kebakaran pada pukul 20.41 WIB. Kemudian pada pukul 21.33 WIB, pendinginan dilakukan di lokasi kebakaran.

"Situasi pendinginan," lanjutnya.

Total ada 24 unit damkar yang dikerahkan ke lokasi dengan total 128 personel Damkar.

Luas area yang terbakar yakni 1.100 meter persegi dengan jumlah 60 orang kepala keluarga dengan 180 jiwa.

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kebakaran tersebut.

Ada beberapa versi kesaksian dari saksi di lapangan terkait kebakaran itu. Salah satunya dari seorang warga bernama Jimmy. Dia bilang, api berasal dari warteg yang menjalar ke bengkel ban dan membesar.

Sementara, kesaksian lainnya datang dari warga bernama Atik. Dia merupakan pemilik warung di sebelah lokasi kebakaran.

"(Atik) melihat api awalnya dari sebuah kontrakan yang berada dekat lampu merah dan api menjalar ke arah belakang bagian rumah. Warga berusaha memadamkan api menggunakan APAR namun gagal," demikian lanjut keterangan Sjukri.

Kemudian, berdasarkan keterangan Nanang selaku RT setempat, api disebut berasal dari atas sebuah kontrakan.

"Bapak RT Nanang selaku pemilik rumah sedang berjualan dan ada warga yang melapor bahwa ada kebakaran di bagian atas kontrakan. Bapak RT Nanang mencoba memadamkan dengan APAR namun gagal," pungkas Sjukri.