Menkum Nilai Pidato Prabowo Sudah Holistik: Pembantunya Diminta Kerja Keras

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjawab pertanyaan wartawan di gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjawab pertanyaan wartawan di gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI telah membahas berbagai persoalan secara menyeluruh.

Supratman mengatakan, Prabowo telah membeberkan capaian pemerintah sejauh ini, tetapi menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

"Saya rasa holistik ya. Holistik, semua aspek beliau akui bahwa hasil capaian tetapi belum maksimal," kata Supratman usai Sidang Tahunan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Menurutnya, Prabowo juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk terus bekerja mencapai target, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dan semua diminta bagi pembantu-pembantunya untuk terus bekerja keras untuk mewujudkan apa yang menjadi target goal kita menyejahterakan kehidupan bangsa dan negara,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam agenda tersebut, Prabowo meminta pemerintah mendengar langsung keluhan masyarakat, terutama terkait program pemerintah yang tidak sampai kepada penerima manfaat.

“Tanya rakyat, dengarkan suara rakyat. Mereka yang pertama akan menyampaikan bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat," kata Prabowo.

“Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit. Dan kalau saya bicara, saya tidak hanya bicara pemerintah pusat. Justru saya bicara juga kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten,” sambung Prabowo.