Prabowo Sebut PKB Punya Banyak Kelebihan: Mungkin Gus Dur Lagi Lihat dari Atas

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah pujian sekaligus candaan kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).
Dalam pidatonya, Prabowo mengaku heran dengan ilmu yang dimiliki PKB. Menurutnya, setiap peringatan hari lahir partai tersebut selalu menjadi yang pertama mengundang Presiden untuk hadir.
"Saudara-saudara, jadi saya terus terang saja, saya enggak ngerti ini ilmunya PKB ini. PKB boleh juga ini," kata Prabowo.
Prabowo kemudian membandingkan jadwal hari ulang tahun sejumlah partai politik lain yang digelar belakangan dalam satu tahun.
"Dalam musim satu tahun, kenapa PKB harlahnya selalu yang pertama ngundang Presiden? Sori ya Golkar. Golkar ulang tahunnya akhir tahun, ya kan? Oktober. PAN... habis ini Demokrat katanya bulan depan ya, Agustus? September. Kok bisa ya PKB ini? Ilmunya apa ini? Aduh ini ngeri juga ini kiai-kiai ini," ujarnya disambut tawa hadirin.
Prabowo lantas mengenang Harlah PKB tahun lalu. Ia mengingat saat itu Ma'ruf Amin yang masih menjabat Ketua Dewan Syura PKB memberikan sambutan yang menurutnya sangat tegas.
"Saya ingat tahun lalu ulang tahun PKB, saya masih ingat yang kasih sambutan pertama itu Kiai Ma'ruf, waktu itu masih Ketua Dewan Syura ya. Itu pidato lebih galak dari saya," kata Prabowo.
Ia mengaku saat itu baru tiba di lokasi dan bahkan belum sempat menikmati kopi sebelum mendapat berbagai pesan dari Ma'ruf Amin.
"Baru duduk, saya baru duduk, belum sempat minum kopi, sudah perintah-perintah Presiden. Pasal 33, Pasal 33. Waduh gimana itu. Kiai Ma'ruf Amin galak banget itu. Padahal sehari-hari mukanya... ya kan... kalau sudah di podium, Pasal 33, galak banget itu. 'Presiden Prabowo...' Saya bilang, siap, siap," ujarnya yang kembali memancing gelak tawa.
Prabowo mengatakan, jika tahun lalu dirinya menerima banyak arahan dari para kiai PKB, maka pada Harlah tahun ini ia kembali memperoleh hadiah yang menurutnya juga bernuansa perintah.
"Tahun lalu saya dapat perintah, tahun ini saya dapat hadiah yang sifatnya perintah juga," ucapnya.
Menutup candaan tersebut, Prabowo menyebut partai-partai lain dapat belajar dari cara PKB membangun tradisi politik dan hubungan dengan para pemimpinnya.
"Ini partai lain perlu belajar dari PKB ini. Ini ada kelebihan-kelebihan. Mungkin Gus Dur lagi lihat dari atas itu," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan para peserta Harlah PKB.
