Pratikno Sebut Masih Ada 2 Titik Api di Bromo, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan masih terdapat dua titik api dalam kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
Pratikno mengatakan sebelumnya terdapat 36 titik kebakaran di kawasan tersebut. Namun, hingga Selasa (11/8), tinggal tersisa dua titik api yang perlu ditangani.
"Jadi memang ada 36 titik kebakaran ya, paling puncaknya yang lalu. Ini tadi masih ada dua titik, titik kebakaran, titik api. Ada dua titik api," kata Pratikno kepada wartawan, Selasa (11/8).
Menurut Pratikno, pemerintah tetap mempertahankan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa water bombing. Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk mencegah api kembali meluas.
"Makanya kita tetap pertahankan untuk bantuan dari BNPB untuk water bombing, ya. Terus kita juga antisipasi jangan sampai merembet lagi," ujarnya.
Pratikno juga mengatakan pemerintah berkoordinasi dengan TNI untuk mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah lain yang rawan terbakar.
"Terus kita tadi juga dengan Pangdam untuk antisipasi anu di rawan-rawan kebakaran yang lain gitu," kata dia.
Terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Pratikno mengatakan pelaksanaannya di kawasan Bromo untuk sementara belum dapat dilakukan. Kondisi tersebut disebabkan tidak adanya awan yang memadai untuk dilakukan modifikasi cuaca.
"Iya, problemnya di Bromo OMC ini sementara ini nggak bisa jalan karena memang tidak ada awan," kata Pratikno.
Dia mengatakan berdasarkan perkiraan cuaca, kondisi yang memungkinkan untuk pelaksanaan OMC diperkirakan baru tersedia sekitar empat hari mendatang.
"Kita perkirakan anu, kalau sesuai dengan ramalan, itu 4 hari lagi ada awan untuk bisa OMC," ujarnya.
Pratikno menegaskan OMC akan dilakukan apabila kondisi awan memenuhi syarat teknis.
"OMC kita jalankan sejauh ada awan yang memadai," kata Pratikno.
Pratikno menjelaskan, pemerintah juga meminta pemerintah daerah, TNI, dan Polri memperkuat kapasitas penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.
"Jadi makanya tadi kami minta yang hadir Pak Sekda, jadi dari Pemda, dari TNI, Polri, kita harapkan supaya masing-masing daerah memperkuat kapasitas karena kan kita di pemerintah nasional tugasnya juga mengawal di banyak daerah yang lain," pungkasnya.
