Pria Gasak Sawit Wakil Ketua DPRD Simalungun, Kerugian Capai Rp 168 Juta

Seorang pria berinisial EDM diduga menggelapkan sawit milik Wakil Ketua DPRD Simalungun, Jefra Manurung, di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada bulan Agustus 2025 lalu.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, mengatakan bahwa awalnya pelaku EDM menjualkan sawit milik Jefra, selaku pemilik CV Prabu Jaya Pertama karena faktor ekonomi. Pelaku dan korban saling mengenal.
Banuara menuturkan, pelaku juga bekerja sebagai mencari stok sawit untuk menjual kembali. Namun, stok sawitnya sedang kosong.
"Si pelaku ini enggak ada sawit ini, usaha-usaha sawit ini itunya mungkin enggak ada lagi barangnya. Minta tolong lah dia. Awalnya supaya untuk merokok, bantu dapat rokok, makan. Kerjaannya ada kian sawit itu juga. Cuma mungkin enggak ada lagi stok barangnya," ucap Banuara.
Lalu, korban pun menolong pelaku dengan memberikan sawitnya kepada pelaku untuk dijual ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Pelaku pun membawa dua truk berisikan sekitar 57 ton untuk dijual ke Pabrik Kepala Sawit (PKS) di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.
"Dikasih lah Wakil Ketua DPRD, satu marga. Dikasih lah dibawa dia dua truk tronton. Setelah dikasih dua truk tronton, dibawa dia ke PKS yang di Mandoge," kata Banuara, saat dihubungi, Jumat (25/9).
Selanjutnya, pelaku pun melarikan diri dan membawa uang hasil penjualan sawit sekitar Rp 168 juta ke Batam.
"Habis itu langsung kabur dia," ucap Banuara.
Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp168 juta. Lalu, korban pun membuat laporan ke pihak kepolisian.
"Besar juga (kerugian), Rp 168 juta, dua truk tronton sawit," imbuh Banuara.
Banuara menuturkan, polisi kemudian menangkap pelaku saat sudah berada di rumahnya di Kelurahan Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Rabu 23 September 2026.
Berdasarkan hasil interogasi pelaku, ia mengaku bahwa menggelapkan uang hasil penjualan tersebut untuk membayar utang dan kehidupan sehari-hari.
"Ya semualah, bayar utang, foya-foya," pungkas Banuara.
