Remaja Cianjur Terpeleset Saat Hendak Wudu, Ditemukan Tewas di Sungai Citarum

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (9/9/2026).  Foto: Dok. Kantor SAR Bandung
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kantor SAR Bandung

Seorang remaja bernama Rifal Lurohman (18) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan terpeleset dan terbawa arus Sungai Citarum di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (9/9) pagi, sekitar 9 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

Peristiwa itu bermula saat Rifal hendak mengambil air wudu di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Selasa (8/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana mengatakan, korban diduga terpeleset saat berada di sekitar sungai hingga akhirnya terbawa arus.

“Korban sebelumnya dilaporkan diduga terbawa arus Sungai Citarum pada Selasa sekitar pukul 18.00 WIB saat hendak mengambil air wudu,” kata Ade, Rabu (9/9).

“Korban terpeleset dan kemudian terbawa arus sungai,” ujar Ade.

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kantor SAR Bandung

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung pada Rabu pagi sekitar pukul 05.45 WIB.

Setelah menerima laporan, tim SAR langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Informasi kejadian kami terima pada pukul 05.45 WIB. Tim SAR kemudian diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB untuk melakukan pencarian,” kata Ade.

Temuan Jenazah

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Citarum, Kampung Bantar Caringin, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Rabu (9/9/2026). Foto: Dok. Kantor SAR Bandung

Saat proses pencarian berlangsung, Tim SAR Gabungan mendapat informasi dari masyarakat mengenai penemuan sesosok jenazah di aliran Sungai Citarum.

“Pada pukul 08.00 WIB, kami menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan jenazah sekitar 9 kilometer dari lokasi kejadian,” ungkap Ade.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi penemuan untuk memastikan identitas korban.

“Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 08.34 WIB,” katanya.

Setelah dievakuasi, korban diketahui merupakan Rifal Lurohman yang sebelumnya dilaporkan tenggelam dan terbawa arus Sungai Citarum.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Pesantren Assalaful Jadid Yayasan Albantari untuk proses selanjutnya.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan setelah berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke Pesantren Assalaful Jadid Yayasan Albantari,” ujar Ade.

Ade mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus cukup deras dan lingkungan sekitar berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus deras dan lingkungan sekitar berpotensi membahayakan keselamatan,” pungkasnya.