Saling Serang Rusia-Ukraina Tewaskan 5 Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berdiri di lokasi gedung apartemen yang terkena serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kiev, Ukraina, Sabtu (1/8/2026). Foto: Gleb Garanich/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga berdiri di lokasi gedung apartemen yang terkena serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kiev, Ukraina, Sabtu (1/8/2026). Foto: Gleb Garanich/REUTERS

Serangan Rusia menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya di berbagai wilayah Ukraina sepanjang Sabtu hingga Minggu (9/8). Sementara itu, serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina menewaskan tiga orang di wilayah Belgorod, Rusia.

Di tengah rentetan serangan itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecam serangan yang menghancurkan sebuah gudang berisi pasokan medis di Ukraina.

Lebih dari empat tahun setelah dimulainya serangan besar-besaran Rusia terhadap Ukraina, kedua negara kini meningkatkan intensitas serangan jarak jauh. Jatuhnya korban sipil akibat serangan-serangan tersebut mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengecam kedua belah pihak pekan lalu.

Rusia mengandalkan serangan balistik, mengacu pada keterangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui media sosial pada hari Minggu. Dia menyebutkan bahwa 61 rudal dari berbagai jenis telah ditembakkan ke arah Ukraina sepanjang pekan ini.

"Diperlukan lebih banyak tekanan, lebih banyak sanksi terhadap Rusia, serta lebih banyak sistem pertahanan udara bagi Ukraina," ucap Zelensky dikutip dari AFP.

Dua orang yang tewas akibat serangan pesawat nirawak Rusia tersebut berada di Kharkiv, kota besar di timur laut Ukraina; serangan itu juga menghancurkan empat lantai di sebuah gedung hunian.

Sebanyak dua puluh tiga orang lainnya terluka, menurut gubernur wilayah Oleg Synegoubov, yang turut membagikan gambar gedung yang hancur parah dengan petugas layanan darurat sedang bekerja di lokasi kejadian.

Zelensky mengatakan bahwa delapan orang juga terluka dalam serangan semalam di Odesa, di mana serangan tersebut merusak jaringan listrik, pelabuhan, dan bangunan tempat tinggal.

Ia juga mengecam serangan lain yang dinilainya sangat brutal, yang menyasar infrastruktur energi di dekat sebuah pusat perbelanjaan di Pavlohrad, wilayah Dnipropetrovsk, dan melukai sembilan orang, termasuk empat anak-anak.