Sugiono Dilantik Jadi Menko PMK Gantikan Pratikno: Terima Kasih Bapak Presiden

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto setelah dipercaya mengemban jabatan baru di Kabinet Merah Putih.
Sugiono resmi dilantik sebagai Menko PMK menggantikan Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10). Sebelum bergeser ke posisi tersebut, Sugiono menjabat Menteri Luar Negeri sejak awal pemerintahan Prabowo.
"Baik, pertama saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden dalam melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," kata Sugiono usai pelantikan.
Setelah dilantik, Sugiono mengatakan akan berkoordinasi dengan Pratikno untuk mendalami berbagai pekerjaan yang masih harus dilanjutkan di Kemenko PMK.
"Kemudian yang kedua, tentu saja setelah ini saya akan berkoordinasi dengan Pak Pratik untuk mendalami apa yang menjadi pekerjaan rumah di Kementerian Koordinator PMK," ujarnya.
Menurut Sugiono, sejumlah hal terkait pekerjaan tersebut juga sempat disampaikan dalam rangkaian pelantikan di Istana.
"Tadi juga sudah sempat disampaikan pada saat di dalam. Saya kira itu saja," imbuhnya.
Sugiono belum mengungkap adanya instruksi khusus dari Prabowo terkait tugas barunya sebagai Menko PMK. Ia mengatakan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden.
"Ini saya masih menunggu, beliau udah keburu dipanggil tadi," terang dia.
Terkait posisi Menlu yang saat ini dijabat oleh Arrmanatha, Sugiono mengatakan tidak banyak hal baru yang perlu dikerjakan penggantinya karena arah politik luar negeri Indonesia selama ini telah memiliki pijakan yang jelas.
"Saya kira tidak banyak yang baru, karena dari awal juga kita berusaha untuk menjalankan suatu, polugri (politik luar negeri) yang seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," ucap Sugiono.
Sugiono meyakini Arrmanatha telah memahami arah kebijakan luar negeri Indonesia dan mampu melanjutkan kerja diplomasi yang sudah berjalan.
"Jadi saya kira beliau juga sudah memahami itu, dan saya yakin di bawah kepemimpinan beliau sebagai Menteri Luar Negeri wajah diplomasi kita akan semakin baik. Itu aja," tandas dia.
