Tiga Polisi yang Cekcok dengan Sekuriti di HI Dipatsus, Polda Jabar Minta Maaf

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menindak tiga anggotanya yang cekcok dengan sekuriti di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Ketiga polisi itu telah resmi ditempatkan di tempat khusus (patsus) dan akan menjalani proses sidang etik.
"Saat ini secara tegas dan terukur kita telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, pelanggar lalu lintas yang arogan di Bundaran HI, dan saat ini yang bersangkutan sudah kita patsuskan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawana kepada wartawan, Senin (27/7).
Ia menyampaikan, penempatan khusus tersebut berlangsung selama 21 hari sambil menunggu proses sidang kode etik yang ditangani oleh Bidang Propam dan Paminal.
Atas insiden yang melibatkan anggotanya tersebut, Hendra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya profesi satuan pengamanan (satpam) yang merasa terganggu atas tindakan arogan oknum tersebut.
"Saya Kabid Humas Polda Jabar mewakili anggota Polda Jabar, mohon maaf kepada teman-teman satpam dan juga kepada publik. Karena arogansi anggota ini membuat resah," ucapnya.
Sebelumnya, insiden tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan cekcok antara sopir dan penumpang mobil Toyota Alphard dengan petugas sekuriti di kawasan Bundaran HI, Jakarta.
Belakangan diketahui sopir dan penumpang mobil tersebut merupakan anggota Polda Jawa Barat. Insiden itu diduga dipicu persoalan akses kendaraan di kawasan Bundaran HI hingga berujung adu mulut dengan petugas keamanan.
Tiga anggota yang dimaksud yakni Ipda DG, Bripka BS, dan Briptu RPW.
