Tujuh Ekor Kambing Milik Warga Gunungkidul Mati Dimangsa Hewan Liar

Sebanyak tujuh kambing milik warga Tepus, Kabupaten Gunungkidul, mati. Kambing-kambing itu diduga dimangsa hewan liar.
"Pada hari Rabu tanggal 2 September 2026 sekira pukul 06.00 WIB telah ditemukan adanya hewan ternak kambing yang dimakan oleh hewan liar," kata Kapolsek Tepus AKP Suryanto kepada wartawan.
Tujuh kambing yang jadi korban yakni dua kambing betina besar dan lima anakan kambing. Dua anakan kambing bahkan tinggal menyisakan kulit.
"Terdapat dua anak kambing yang telah dimakan oleh hewan liar dan hanya tersisa kulitnya," katanya.
Kambing ini milik warga bernama Eno. Peristiwa pertama kali diketahui oleh dua orang yang bertugas memelihara kambing.
"Saksi 1 dan 2 bermaksud untuk mengecek kambing dan melepaskan dari kandang agar mencari makanan di sekitar," katanya.
Saat sampai kandang keduanya melihat tujuh kambing mati dengan luka gigitan di kaki dan leher.
Analisis sementara dari kepolisian, ketika musim kemarau seperti ini, hewan liar kesulitan mencari makan sehingga menyasar ke kandang peternak yang jauh dari permukiman warga.
"(Prediksinya) terdapat gerombolan hewan liar yang menyasar kandang peternakan warga karena hewan tersebut tidak bisa mencari makanan dampak dari kemarau panjang," katanya.
Petugas mengimbau agar hewan ternak yang jauh dari rumah warga dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
"Apabila ternak-ternak warga yang berada di alas dan jauh dari permukiman tidak dipindahkan ke tempat aman akan berpotensi terjadinya lagi hewan ternak dimakan atau diserang hewan liar," ujarnya.
Selain itu turut dilakukan perbaikan kandang ternak agar hewan ternak lebih aman. Polisi juga meningkatkan patroli di masyarakat.
