Konten dari Pengguna

Dukhan: Prediksi Nabi Muhammad SAW mengenai Perang Dunia lll dan ancaman Nuklir?

Muhammad Marwan Azmi

Muhammad Marwan Azmi

Seorang mahasiswa Universitas Pamulang jurusan Ilmu Komunikasi S1

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Marwan Azmi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pribadi penulis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pribadi penulis

Perang memiliki aturan dan prosedur tersendiri, di mana jika seorang pemain melanggar, dia akan mendapatkan sanksi dari semua pemain lainnya.

Ilustrasi pribadi penulis

Amerika menyerang Iran tanpa izin, yang merupakan sebuah pelanggaran dalam perang; tentu saja Iran akan melakukan perlawanan. Di mana musuh? Di mana teman? Teman pasti akan membantu yang membutuhkan, entah karena rasa terhutang budi atau karena ada sumber daya yang harus tetap berjalan. Satu per satu akan terlibat, dan inilah alasannya mengapa banyak yang khawatir akan terjadinya Perang Dunia Ketiga. Saya teringat akan istilah "Dukhan" yang terdapat dalam Al Quran, yang berarti kabut. Ada juga penjelasan mengenai Dukhan dalam Hadits Riwayat Bukhari, yang sahih, yang menyebutkan bahwa "Jika kalian mendengar suara letusan yang keras, segera masuk ke dalam rumah, tutup pintu, ventilasi, dan jendela rapat-rapat, sujudlah dengan menutupi seluruh tubuh dengan selimut atau apapun, sambil membaca: SUBHANAL QUDDUS 3 kali RABBUNAL QUDDUS 3 kali (ulang terus menerus) Silakan koreksi jika salah, tetapi kira-kira seperti itu. Setelah merasa aman beberapa hari atau minggu, kita tidak diizinkan untuk makan dan minum apapun (karena semua makanan dan minuman akan beracun pada saat itu). Lalu bagaimana? Bukankah kita akan merasakan lapar dan haus? Bacalah "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. " Insya Allah itu akan membantu meredakan rasa lapar dan haus. Oke, kembali ke topik awal. Berpikir logis, suara letusan yang sangat keras itu bisa jadi berasal dari rudal atau bahkan senjata nuklir. Ketika semuanya hancur, apakah itu berakhir di situ? Oh, tidak. Faktanya, setelah rudal dan nuklir meledak, akan ada radiasi yang mencemari udara setidaknya selama 72 jam atau 3 hari, dan udara itu sangat beracun.

Ilustrasi pribadi penulis

Dengan demikian, sangat logis mengapa kita diperintahkan untuk masuk ke dalam rumah, menutup ventilasi, dan jendela, bahkan bersujud sambil menutupi seluruh tubuh jika benar-benar terjadi sesuai dengan pemikiranku, karena udara akan sangat beracun akibat radiasi dari rudal dan nuklir. Dan sangat logis juga jika makanan dan minuman pada saat itu dilarang karena pasti terpengaruh oleh radiasi yang membuatnya beracun. Kita hanya tahu bahwa lebih baik berdzikir daripada harus makan dan minum meskipun sangat lapar dan haus, seperti yang diajarkan oleh Baginda Rasul. Ini adalah cerita tentang "Dukhan" sebagai awal kiamat. Sebelum rangkaian kiamat yang dijelaskan dalam Al Quran dan Hadist, yang menjadi pemulanya adalah Dukhan. Pertanyaannya, apakah Dukhan itu rudal atau nuklir? Karena jika dipikirkan secara logis, sangat masuk akal jika terjadi Perang Dunia Ketiga tanpa perdamaian, di mana semua negara yang terlibat saling menyerang menggunakan rudal dan nuklir. Dari bunyi letusan yang sangat keras, tentu harus melindungi diri, dan makanan serta minuman yang menjadi beracun setelah Dukhan. Di zaman Rasul SAW, mereka berperang dengan senjata seperti pedang dan panah, bagaimana bisa Rasul SAW mengetahui tentang Dukhan? Tentang bunyi "letusan" yang sangat keras yang mungkin tidak bisa dibayangkan oleh orang-orang pada masa Baginda Rasul, karena pada waktu itu bahkan bom belum ada. Tidak ada yang lain selain datang dari Allah SWT. Kebenaran tentang apakah itu rudal atau nuklir sesuai dengan pemikiran manusia saat ini, kita harus lebih mempersiapkan diri mengenai kehidupan setelah mati kita. Jika itu benar seperti yang kita duga, maka waktu yang kita miliki sangat terbatas.