Pengaruh Tiktok dalam Arah Pandangan, Pemikiran, bahkan Pola Hidup Seseorang

Seorang mahasiswa Universitas Pamulang jurusan Ilmu Komunikasi S1
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Marwan Azmi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gimana sih, kita sering menemukan kutipan-kutipan di TikTok yang terlihat sangat menarik, tetapi jika dipikirkan lagi, justru bisa merusak kehidupan kita. Contohnya, kutipan yang menjanjikan kesuksesan instan, cinta selamanya, atau kekayaan mendadak. Sebenarnya, hidup tidak semudah itu, bukan? Ada yang berujar, "Uang bukan segalanya, namun semua memerlukan uang! " Memang betul, tetapi pernyataan itu hanya setengah benar. Kita terkadang lupa bahwa ada hal-hal lebih penting daripada uang, seperti keluarga, kesehatan, dan kebahagiaan. Selain itu, ada juga yang mengatakan, "Kerja keras pasti membuahkan kesuksesan! " Namun, tidak semua usaha yang keras berujung pada kesuksesan, kan? Ada keberuntungan, relasi, dan banyak faktor lainnya yang ikut mempengaruhi.

Lebih parah lagi, ada kutipan yang mengabaikan proses dan usaha. Misalnya, "Bangun pukul 5 pagi adalah kunci keberhasilan! " Lalu, bagaimana jika seseorang memang tidur sangat larut? Atau, "Jadilah versi terbaik dari dirimu! " Apa caranya? Tidak ada panduannya! Akibatnya, kita malah merasa frustrasi karena tidak dapat mencapai tujuan yang tidak jelas. Kemudian, ada juga kutipan aneh, seperti yang menyatakan, "Pria sejati selalu membayar untuk wanita saat berkencan! " Wah, ini justru membuat hubungan terasa transaksional! Seharusnya, hubungan dibangun atas dasar saling menghargai dan pengertian, bukan hanya uang semata. Hal ini membuat wanita merasa berhak dan pria merasa terbebani. Tidak baik, deh! Sehingga, yang paling penting, jangan langsung percaya pada setiap kutipan di TikTok. Pertimbangkan dengan matang, apakah itu masuk akal? Jangan sampai kita malah tersesat karena mengejar impian yang tidak realistis. Lebih baik mencari inspirasi dari sumber yang lebih bisa dipercaya, seperti buku, orang tua, atau teman-teman yang dapat memberikan saran yang positif. Ingat, kesuksesan dan kebahagiaan memerlukan proses dan usaha, tidak bisa instan!
