Overthinking di Malam Hari: Musuh Sunyi Mahasiswa Zaman Sekarang

Saya adalah mahasiswa jurusan Ilmu Hadis di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Naufal tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak mahasiswa yang terlihat baik-baik saja di siang hari, tapi diam-diam bergumul dengan pikirannya sendiri saat malam tiba. Overthinking jadi kebiasaan yang perlahan menggerogoti kesehatan mental, terutama ketika target hidup, tekanan akademik, dan ekspektasi sosial menumpuk dalam satu kepala. Artikel ini membahas bagaimana overthinking menjadi tantangan nyata bagi mahasiswa dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.Banyak mahasiswa yang terlihat baik-baik saja di siang hari, tapi diam-diam bergumul dengan pikirannya sendiri saat malam tiba. Overthinking jadi kebiasaan yang perlahan menggerogoti kesehatan mental, terutama ketika target hidup, tekanan akademik, dan ekspektasi sosial menumpuk dalam satu kepala. Artikel ini membahas bagaimana overthinking menjadi tantangan nyata bagi mahasiswa dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
__
Fenomena Overthinking di Kalangan Mahasiswa
Overthinking adalah kondisi ketika seseorang terus-menerus memikirkan satu hal secara berlebihan hingga memengaruhi kesehatan mental dan fisik. Bagi mahasiswa, pemicu overthinking bisa datang dari banyak arah: tugas yang menumpuk, nilai yang tidak sesuai harapan, tekanan orang tua, pergaulan, hingga masalah percintaan.
Sering kali, malam hari menjadi waktu paling rentan. Saat semua aktivitas berhenti, dan hanya ada kesunyian, pikiran-pikiran itu muncul satu per satu. Hal-hal kecil yang seharusnya bisa dilupakan justru terus diputar ulang dalam kepala.
__
Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental dan Produktivitas
Overthinking tak hanya membuat tidur terganggu, tapi juga menimbulkan kecemasan, kehilangan motivasi, bahkan depresi. Keesokan harinya, mahasiswa jadi sulit fokus saat kuliah, lebih mudah lelah, dan merasa tidak bersemangat.
Menurut survei kesehatan mental dari Pusat Layanan Psikologi Universitas Indonesia, lebih dari 40% mahasiswa mengalami gangguan cemas ringan hingga sedang, dan overthinking menjadi salah satu penyebab utamanya.
__
Penyebab yang Sering Tidak Disadari
Terlalu membandingkan diri dengan orang lain
Takut gagal atau mengecewakan orang tua
Kurangnya waktu untuk istirahat dan hiburan sehat
Lingkungan pertemanan yang toksik atau terlalu kompetitif
Media sosial juga ikut memperparah, karena mahasiswa terus-menerus melihat pencapaian orang lain yang terlihat sempurna.
__
Cara Mengelola Fikiran Secara Sehat Agar Tidak Mudah Overthinking
Buat jadwal harian yang realistis dan teratur
Batasi waktu main media sosial
Cari teman cerita atau konselor kampus
Mulai journaling atau nulis unek-unek di buku harian
Lakukan ibadah, meditasi, atau olahraga ringan sebelum tidur
Ingat bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, dan itu bukan berarti kita gagal.
__
Overthinking memang bukan hal yang mudah dihindari, apalagi bagi mahasiswa yang sedang berada di fase pencarian jati diri. Tapi, dengan kesadaran dan usaha perlahan, kondisi ini bisa dikendalikan. Mulailah dari hal kecil: berhenti menyalahkan diri sendiri, dan izinkan diri untuk beristirahat sejenak dari dunia yang bising.
