Jokowi Tak Tegas Prabowo-Gibran 2 Periode, Ganjar: Fokus Rakyat, Jangan Elite

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo dalam jumpa pers usai melayat di Rumah Duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Jaksel, Sabtu (26/9). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo dalam jumpa pers usai melayat di Rumah Duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Jaksel, Sabtu (26/9). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo enggan menanggapi lebih jauh dinamika politik menuju Pemilu 2029, termasuk pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut pemilu masih jauh saat ditanya mengenai peluang Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjabat selama dua periode.

Ganjar mengajak semua pihak mengalihkan perhatian pada persoalan yang lebih mendesak, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga penanganan daerah terdampak bencana.

“Bagaimana kalau kita urus kebutuhan pokok warga yang lebih mendesak? Beberapa harga kebutuhan pokok naik. Daerah yang terkena bencana masih membutuhkan pertolongan,” kata Ganjar kepada wartawan, Jumat (9/10).

Ia meminta seluruh elemen bangsa memusatkan perhatian dan mengerahkan tenaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Mari semua kekuatan bangsa konsentrasi bantu rakyat. Biar tidak melulu bicara soal elite,” ujarnya.

Pernyataan Ganjar muncul di tengah pembicaraan mengenai peluang Prabowo-Gibran kembali maju pada Pemilu 2029. Ganjar menilai persoalan kebutuhan pokok dan penanganan bencana lebih mendesak untuk menjadi perhatian bersama.

instagram embed

Jokowi Sebut Pemilu 2029 Masih Jauh

Sebelumnya, Jokowi memilih tidak memberikan jawaban spesifik ketika ditanya mengenai peluang putranya, Gibran Rakabuming Raka, kembali menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2029.

“Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyat lah semuanya,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Kamis (8/10).

Pernyataan tersebut berbeda dengan sikap Jokowi pada awal tahun. Pada 30 Januari 2026, Jokowi secara tegas menyatakan dukungannya agar Prabowo-Gibran kembali menjabat selama dua periode.

“Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode,” kata Jokowi saat itu.