Mahasiswa KKN-T UNDIP Sosialisasikan Ragi Roti untuk Hemat Pakan Ikan Lele

Mahasiswa Aktif Program Studi Akuakultur UNDIP yang sedang belajar menulis dan memiliki ketertarikan pada kegiatan budidaya ikan air tawar
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Rafi Prasetyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Tambaksari, Kabupaten Kendal (22 Juni 2025) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro menyosialisasikan mengenai penambahan ragi roti pada pakan buatan untuk ikan lele kepada para pembudidaya ikan di wilayah Desa Tambaksari. Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja multidisiplin oleh anggota Kelompok 2 Tim 38 KKN-T IDBU Universitas Diponegoro yaitu Muhammad Rafi Prasetyo yang merupakan Mahasiswa Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang. Target audience dari program kerja ini yaitu pembudidaya ikan terutama ikan lele. Kegiatan sosialiasi KKN-T IDBU Tim 38 diketuai oleh Dr. Ir. Diana Rachmawati, M.Si. beserta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yakni Faik Kurohman, S.Pi., M.Si., Adnan Fauzi, S.T., M.Kom., dan Dr. Putut Har Riyadi, S. Pi., M.Si.
Sebagai desa yang menggantungkan sebagian besar perekonomiannya dari sektor budidaya, keberhasilan panen sangat bergantung pada efisiensi pengelolaan, terutama dalam hal pemberian pakan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pembudidaya di Desa Tambaksari adalah tingginya biaya pakan, yang dapat mencapai lebih dari 60% dari total biaya operasional. Selain itu, pertumbuhan ikan yang tidak seragam dan rendahnya efisiensi pakan juga menjadi persoalan yang kerap menghambat produktivitas.
Penambahan Ragi Roti pada Pakan Ikan Lele
Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa Universitas Diponegoro mengenalkan inovasi berbasis bioteknologi sederhana pada saat kegiatan sosialisasi, yaitu suplementasi Saccharomyces cerevisiae ke dalam pakan ikan. ”Saccharomyces cerevisiae adalah jenis ragi yang umum ditemukan dalam pembuatan roti dan fermentasi. Dalam nutrisi ikan, mikroorganisme ini berfungsi sebagai probiotik dan sumber nutrisi tambahan. Ragi ini menghasilkan enzim pencernaan seperti amilase, protease, dan selulase yang membantu ikan mencerna pakan secara lebih efisien” ujar Rafi.
Selain melakukan sosialisasi, mahasiswa juga mempraktekan secara langsung kepada pembudidaya mengenai cara pengaplikasiannya ke pakan ikan lele di teras salah satu rumah warga. Setelah selesai proses praktek pengaplikasian, mahasiswa selanjutnya melakukan sharing diskusi bersama pembudidaya. ”Selama ini ragi yang digunakan sebagai pengembang pada produksi roti ternyata dapat digunakan pada pakan ikan terutama untuk mempercepat pertumbuhan” ujar Pak Siswadi salah satu pembudidaya yang hadir pada kegiatan sosialiasi.
(Laporan oleh: UNDIP-Muhammad Rafi Prasetyo)
