Konten dari Pengguna

KKM UNIBA Kelompok 71 Ikuti Tradisi Ruwat Bumi di RT 25 Desa Binong

KKM 71 UNIVERSITAS BINA BANGSA

KKM 71 UNIVERSITAS BINA BANGSA

Akun Kelompok untuk mengirim hasil kegiatan selama KKM.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKM 71 UNIVERSITAS BINA BANGSA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKM 71 Universitas Bina Bangsa bersama warga bersiap melakukukan kegiatan Ruwat Bumi.
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKM 71 Universitas Bina Bangsa bersama warga bersiap melakukukan kegiatan Ruwat Bumi.

Desa Binong, 3 Agustus 2025

Kelompok 71 dari Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Banten (UNIBA) turut serta dalam pelaksanaan tradisi Ruwat Bumi yang digelar masyarakat RT 25, Desa Binong. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan di tengah suasana alam yang asri.

Suasana kebersamaan antara tim KKM dan warga setempat di sekitar lokasi kegiatan. Terlihat antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan yang dilaksanakan.

Tradisi Ruwat Bumi merupakan wujud syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh dari bumi. Acara ini diwarnai dengan berbagai kegiatan tradisional, salah satunya adalah penyajian tumpeng kuning yang dikelilingi lauk-pauk khas serta berbagai makanan hasil gotong royong warga.

Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 71 terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga aktif membantu mempersiapkan makanan dan turut serta dalam prosesi adat. Keterlibatan ini menjadi bentuk nyata dari upaya mereka untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan mengenal lebih dalam budaya lokal.

“Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Selain mempererat hubungan dengan warga, kami juga belajar langsung tentang nilai-nilai kearifan lokal yang harus terus dilestarikan,” ujar salah satu anggota KKM 71.

Mahasiswa KKM 71 Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan warga setempat untuk melaksanakan kegiatan Ruwat Bumi.

Partisipasi KKM UNIBA dalam tradisi ini mendapat apresiasi hangat dari warga setempat. Diharapkan, kolaborasi ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, khususnya dalam melestarikan budaya daerah.