Konten dari Pengguna

Emas Hitam yang Membuat Candu

Muhammad Taufik Assegaff

Muhammad Taufik Assegaff

Mahasiswa Manajemen Universitas Airlangga

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Taufik Assegaff tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebongkah Batu Bara Sumber Energi Listrik Dunia. Foto : ANTARA FOTO/Taufik
zoom-in-whitePerbesar
Sebongkah Batu Bara Sumber Energi Listrik Dunia. Foto : ANTARA FOTO/Taufik

Barang tuhan bagi rata (Batu Bara) merupakan komoditas yang mmeiliki peranan sangat penting bagi peradaban dunia. Batu bara merupakan hasil yang tambang yang membantu dunia bergerak, diketahui batu bara telah megiringi kehidupan manusia sejak adanya revolusi industry 1.0 di mana pada saat itu penggunaan mesin uap telah sangat mengubah dunia. Batu bara memberikan sumbangsihnya yang sangat besar bagi kemajuan negara-negara dan dunia, mesin uap digunakan untuk menggerakkan kapal lagu mesin uap menggerakan kereta, juga sebagai penghangat saat musin dingin tiba dan yang masih tetap digunakan hingga saat ini adalah sebagai sumber pembangkit tenaga listrik yaitu PLTU. Gemerlap keindahan dunia tidak lepas dari peran batu bara yang menopangnya, batu bara telah mengiringi berbagai penemuan hingga sekarang yang semua serba teknologi.

Barang tuhan bagi rata Indonesia menempati posisi cadangan terbesar no 6 di dunia, dan negara dengan produksi batu bara no 4 di dunia dengan perkiraan cadangan batu bara Indonesia habis 60 tahun lagi. Barang tuhan bagi rata merupakn industry tambang yang memiliki peranan sangat penting bagi Indonesia, dikarenakan batu bara merupakan komoditas ekspor andalan indonesia yang memebrikan dampak pada neraca dagang Indonesia, selama periode pandemic hingga tahun 2022 neracara dagang indonesia surplus salah satunya ditopang oleh komoditas batu bara. Batu bara memiliki multiplier effect bagi sekitar, pemerintah, negara, dan dunia. Multiplier effect batu bara bagi sekitar ditunjukkan oleh adanya CSR perusahaan tambang bagi masyarakat sekitar, dan bisa dalam bentuk beasiswa, kemudian bagi pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat akan medapatkan royalty, yang di mana royalty oleh pemerintah daerah dapat digunakan untuk memeprsiapkan kabuaten/kota bisa mandiri tanpa ada nya tambang yang diimplementasikan dalam bentuk pengembangan SDM masyarakat daerah kabupaten/kota lokasi tambang, selain itu negara pun juga akan diuntungkan dengan surplusnya neraca dagang dan naiknya GDP yang membuat posisi keuangan negara makin bagus sehingga dapat menarik investor.

Batu bara memiliki peranan yang sangat penting dan sangat berguna bagi dunia, karena tanpa penggunaan batu bara dunia yang seperti kita tinggali saat ini takkan pernah ada, akan tetapi banyak masyarakat yang menghina dan menjelekkan batu bara karena efek polusi yang dihasilkan dari hasil pembakaran PLTU, dan masalah lingkungan di wilayah tambang. Akan tetapi perlu diketahui telah bermunculan banyak inovasi untuk menghilangkan dampak dari pembakaran batu bara di PLTU, seperti yang telah diterapkan di jepang terdapat suatu alat yang dipasang pada ujung cerobong PLTU yang akan mengurangi unsur polusi dalam gas hasil pembakaran batu bara. Sedangkan untuk permasalahan lingkungan bisa diterapkan dengan meningkatkan peraturan dan pengawasan beserta hukuman bagi pelaku industry yang nakal. seperti hal yang dilakukan bisa melakukan pencopotan izin IUP tambang batu bara yang akan memberikan efek jera bagi pelaku usaha, karena jika IUP telah dicabut dan mereka tetap melakukan kegiatan usaha, maka pengusaha tersebut dapat terkena ancaman pidana akibat melakukan penambangan liar.

PLTU di Indonesia masih mendominasi sebagai sumber pembangkit listrik utama kita, walau Indonesia memiliki komitmen untuk menjadi negara zero carbon dengan komitmennya saat ini yang menjadi bagian dari negara G20 yang saat ini Indonesia menjadi tuan rumah acara G20. Hal tersebut tidak membuat surut konsumsi batu bara domestik kita hal tersebut bisa dilihat dari jumlah total konsumsi batu bara domestik kita oleh PLN yang cenderung mengalami trend kenaikkan yang di proyeksikan pada tahun 2021 113 juta ton dan 2022 130 juta ton, padahal di asumsi kebutuhan yang dibikin PLN hanya sebesar 121 juta ton untuk 2022 konsumsi batu bara domestik. Hal ini membuktikan peranan batu bara masih sangat tinggi untuk menemani Indonesia emas. Sejalan dengan hal itu DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) telah membuat undang-undang mengenai EB (Energi Baru) dan ET (Energi Terbarukan) di mana EB terdiri dari hilirisasi batu bara yang menadi dimetil eter sebagai pengganti LNG dan produk turunan lainnya, sedangkan ET terdiri dari energi surya, panas bumi, energi angin.