PMM UMM Kelompok 17: Pemberdayaan Budidaya Tanaman Porang di Desa Ngreco

Tulisan dari Muhammad Affan Nurhasan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berlokasi di Desa Ngreco, Kec. Tegalombo, Kab. Pacitan, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 22 Agustus 2020. Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang berjumlah lima orang yang mengikuti kegiatan PMM (Pendampingan Masyarakat oleh Mahasiswa) Bhaktimu Negeri telah menjalankan program kerjanya dengan mengangkat tema kegiatan berjudul "Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Budidaya dan Pemasaran Tanaman Porang (Amorphophallus Muelleri).
Lima mahasiswa tersebut antara lain adalah Arma Novryan Seto M. sebagai Ketua Koordinator Kelompok (FEB/Akuntansi), Anisa Falerie Hawa N. sebagai anggota 1 (FPP/Kehutanan), Nuni Sanjiwani sebagai anggota 2 (FEB/Manajemen), Farah Maulida Rahma (FAI/Pendidikan Agama Islam), dan Dini Nursafitri (FAI/Pendidikan Agama Islam).
Dengan bertujuan untuk membantu perbaikan ekonomi di Desa Ngreco tersebut, Kelompok 17 memberi pemahaman kepada warga desa dan beberapa anggota GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) dari beberapa desa dalam Dusun Krajan, dengan cara memasarkan tanaman porang yang telah di budidayakan melalui sosial media.
Pemahaman partisipan dalam kegiatan proker Kelompok 17 ialah dengan memberikan kuisoner yang memiliki standart penilaian untuk dikerjakan oleh partisipan secara langsung dalam waktu yang telah ditentukan oleh Kelompok 17. Hal tersebut guna mendeteksi sejauh mana partisipan telah memahami tentang materi yang telah disampaikan oleh Kelompok 17 pada saat acara pembukaan bersama Kepala Desa Ngreco, Kepala Dusun Krajan, Ketua Umum GAPOKTAN dan delegasi anggota GAPOKTAN yang berjumlah 12 orang (2 orang dari masing-masing kelompok).
