2 HP Terbakar di KRL Rangkasbitung, Perjalanan Sempat Terlambat 7 Menit

Dua unit handphone milik seorang pengguna terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada Kamis (17/9) sekitar pukul 06.49 WIB.
Kejadian tersebut berlangsung saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian.
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat sebuah tas penumpang mengeluarkan asap. Pengguna kemudian melempar tas tersebut ke area peron.
Setelah diamankan sesuai prosedur, petugas menemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas.
“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,” ujar Leza, dalam keterangan resminya, Kamis (17/9).
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan pengguna pemilik tas untuk dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan pengguna, salah satu perangkat ponselnya sedang digunakan sebagai hotspot, sementara kedua perangkat berada di dalam tas.
KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut.
Akibat kejadian itu, Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah kondisi rangkaian dipastikan aman, perjalanan kembali dilanjutkan.
KAI Commuter mengingatkan pengguna untuk memperhatikan kondisi ponsel maupun perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.
Perangkat yang mengalami panas berlebih, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal diminta segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.
“Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,” tutur Leza.
