Kumparan Logo

Microsoft Picu Reli Wall Street, Kapitalisasi Pasar Melonjak USD 450 M

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wall Street. Foto: Shutterstock

Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (31/7), dipimpin oleh lonjakan saham Microsoft yang memicu reli saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (31/7), pada penutupan perdagangan indeks S&P 500 naik 1,66 persen ke level 7.437,63. Nasdaq Composite melonjak 2,78 persen menjadi 25.122,18, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 1,19 persen ke posisi 52.208,06.

Saham Microsoft melonjak lebih dari 15 persen, mencatat kenaikan harian terbesar dalam 18 tahun. Reli mendongkrak kapitalisasi pasar perusahaan sebesar USD 450 miliar, menjadi kenaikan nilai pasar terbesar yang pernah dibukukan sebuah perusahaan dalam satu hari di Wall Street.

Microsoft memproyeksikan penjualan kuartalan dan pertumbuhan bisnis komputasi awan (cloud) di atas perkiraan analis. Perusahaan juga melaporkan belanja modal (capital expenditure/capex) yang lebih rendah dari estimasi pasar serta menyatakan tetap mampu menghasilkan arus kas hingga tahun fiskal 2027 yang baru dimulai.

Sebelumnya, investor sempat khawatir terhadap besarnya pengeluaran AI yang dilakukan perusahaan teknologi raksasa. Pekan lalu, laporan arus kas negatif dari Alphabet dan Tesla memicu aksi jual saham-saham yang terkait AI.

ilustrasi Microsoft Copilot. Foto: Mojahid Mottakin/Shutterstock

Di sisi lain, Meta Platforms justru mencatat tekanan. Saham perusahaan media sosial itu melemah setelah melaporkan arus kas bebas (free cash flow) kuartal II anjlok 91 persen.

"Saham-saham ini benar-benar menjadi medan pertarungan. Investor belum bisa memutuskan apakah tingkat pengembalian investasi (ROI) dari belanja modal yang sangat besar itu akan sepadan atau tidak," ujar Manajer Portofolio Argent Capital Management, Jed Ellerbroek.

Sentimen positif turut mengangkat saham-saham produsen chip. Indeks semikonduktor PHLX (.SOX) melonjak 8,2 persen, dengan saham Micron Technology melesat 18 persen, Sandisk melonjak 26 persen, dan Advanced Micro Devices (AMD) naik 13 persen.

Sementara itu, saham Amazon menguat 3,9 persen, sedangkan Apple turun 1,4 persen menjelang pengumuman laporan keuangan keduanya setelah penutupan pasar.

Volume transaksi di bursa AS juga tergolong tinggi. Sebanyak 18 miliar saham berpindah tangan, lebih besar dibandingkan rata-rata 17,2 miliar saham selama 20 sesi perdagangan sebelumnya.