Konten dari Pengguna

Breaking News Akademik: 50+ Jurnal Baru Resmi Masuk Scopus Edisi Agustus 2025

Muji Setiyo

Muji Setiyo

Peneliti di Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Magelang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muji Setiyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa jurnal baru terindeks Scopus edisi Agustus 2025 (Sumber: Dok. Penulis)
zoom-in-whitePerbesar
Beberapa jurnal baru terindeks Scopus edisi Agustus 2025 (Sumber: Dok. Penulis)

Scopus kembali merilis daftar jurnal terbaru yang berhasil menembus indeksasi pada Agustus 2025. Kabar ini layak jadi sorotan, karena indeksasi Scopus selama ini menjadi “gold standard” dalam menilai kualitas jurnal internasional.

Apa artinya? Jurnal yang lolos Scopus bukan hanya punya reputasi tinggi dan proses review super ketat, tapi juga membuka akses visibilitas global bagi para peneliti. Dengan kata lain, publikasi di jurnal-jurnal ini bisa menjadi “tiket” menuju jejaring akademik internasional yang lebih luas.

Dan inilah kabar menariknya: Dilansir dari laman Scopus Content, ada lebih dari 50 jurnal baru yang resmi masuk daftar, dengan cakupan bidang yang sangat beragam, mulai dari kedokteran, ilmu sosial, transportasi, ekonomi, hingga teknologi mutakhir.

Beberapa nama yang mencuri perhatian antara lain:

  • Southeast Asia: A Multidisciplinary Journal – terbitan Emerald, memberi ruang baru bagi kajian lintas disiplin di kawasan Asia Tenggara.

  • New Techno-Humanities – Elsevier, yang memadukan sains, teknologi, dan humaniora dalam perspektif kontemporer.

  • ACS Engineering Au – American Chemical Society, tambahan baru yang kuat di bidang teknik dan rekayasa.

  • Sports Economics Review – Elsevier, hadir menjembatani riset olahraga dan ekonomi.

  • African Transport Studies – Elsevier, membawa sorotan pada isu transportasi di Afrika yang selama ini jarang terangkat.

  • Fashion Highlight – Firenze University Press, jurnal yang unik karena menghubungkan dunia akademik dengan industri mode global.

Selain itu, ada juga jurnal lokal Indonesia yang berhasil tembus, yaitu Kharisma (Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia) dan Jurnal Al-dustur (IAIN Bone). Ini menjadi bukti bahwa karya akademik dari tanah air semakin diakui di kancah internasional.

Bagi peneliti Indonesia, update ini bisa jadi “peta peluang” untuk merencanakan publikasi berikutnya. Apalagi, dengan variasi bidang yang kian luas, kesempatan terbuka lebar tidak hanya untuk sains dan teknologi, tetapi juga untuk ilmu sosial, humaniora, bahkan seni.

Daftar lengkap jurnal baru terindeks Scopus edisi agustus dapat di download di sini.

muji.blog.unimma.ac.id