Mengapa Gas LPG Cair Berbahaya Jika Mengenai Kulit? Ini Penjelasannya

Peneliti di Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Magelang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muji Setiyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Kita menemukannya hampir di setiap dapur rumah tangga, warung makan, hingga usaha kecil menengah. Namun di balik kemudahan penggunaannya, LPG menyimpan potensi bahaya yang sering tidak disadari. Kebanyakan orang hanya waspada terhadap risiko ledakan atau kebakaran. Padahal, ada satu lagi ancaman yang tidak kalah serius, yaitu kontak langsung antara cairan LPG dan kulit.
Ada Bahaya Luka Bakar Dingin yang Tak Terlihat
LPG disimpan dalam bentuk cair di dalam tabung bertekanan tinggi. Ketika terjadi kebocoran, cairan ini langsung berubah menjadi gas dalam proses yang sangat cepat bernama evaporasi mendadak. Proses ini menyerap panas dari lingkungan sekitarnya, termasuk dari kulit manusia jika terkena langsung. Akibatnya, suhu kulit bisa turun drastis hanya dalam beberapa detik. Inilah yang menyebabkan luka bakar dingin (frostbite), yaitu kondisi ketika jaringan kulit membeku. Berbeda dengan luka bakar karena api, luka bakar dingin tidak langsung terasa sakit. Kulit bisa tampak memutih, mati rasa, dan jika tidak segera ditangani, bisa berujung pada pengelupasan kulit atau bahkan kematian jaringan (nekrosis).
Tidak Hanya Dingin, Tapi Juga Bisa Menyebabkan Iritasi
Selain menyebabkan penurunan suhu ekstrem, cairan LPG juga bisa mengiritasi kulit. Kontak langsung dapat menimbulkan kemerahan, rasa perih, atau bahkan luka terbuka. Jika terkena area sensitif seperti wajah atau mata, efeknya bisa lebih parah, termasuk pembengkakan dan kerusakan kornea. Beberapa laporan medis bahkan menyebutkan bahwa paparan sesaat saja bisa menyebabkan kulit melepuh atau mengelupas, terutama bagi orang yang memiliki kulit sensitif.
Hindari Kebiasaan Mengecek Kebocoran dengan Tangan
Masih banyak orang yang karena panik atau kebiasaan, langsung meraba bagian tabung atau selang saat mencium bau gas. Ini adalah kebiasaan yang sangat berbahaya. Jika Anda mencurigai adanya kebocoran gas, jangan pernah mengeceknya dengan tangan kosong, apalagi pada bagian yang tampak basah atau terdengar suara desis. Gunakan larutan air sabun untuk mendeteksi titik kebocoran. Oleskan pada area yang dicurigai dan perhatikan apakah muncul gelembung udara. Cara ini jauh lebih aman dan tidak melibatkan kontak langsung dengan gas.
Dapatkan versi videonya di:
