Konten dari Pengguna

Tips Publikasi Artikel Ilmiah #14: Urutan Menulis Artikel yang Akuntabel

Muji Setiyo

Muji Setiyo

Peneliti di Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Magelang

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muji Setiyo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi urutan menyusun artikel ilmiah yang akuntabel (Sumber: Dokumentasi Penulis)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi urutan menyusun artikel ilmiah yang akuntabel (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Menyusun artikel ilmiah bukan cuma soal mengejar angka kredit atau syarat lulus. Artikel ilmiah yang baik harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, etis, dan metodologis. Saya menyebutnya sebagai artikel yang akuntabel.

Selama jadi dosen dan editor jurnal, saya banyak menemui penulis, baik mahasiswa maupun peneliti, yang terlalu cepat menulis pendahuluan atau metode, tanpa tahu sebenarnya apa yang ingin disampaikan dari hasil riset mereka. Nah, di artikel ini saya ingin berbagi 9 langkah menyusun artikel ilmiah yang akuntabel, berdasarkan pengalaman pribadi dan praktik terbaik selama ini.

1. Tampilkan Temuan Penelitian

Langkah pertama: langsung tampilkan hasil atau temuan penelitian. Bisa berupa grafik, tabel, atau deskripsi, tergantung jenis risetnya. Jangan mulai dari teori dulu, mulailah dari apa yang benar-benar Anda temukan.

2. Jelaskan Arti Temuan

Setelah klaim “ini temuan saya,” maka jelaskan maknanya. Apa arti data itu? Apa pesan yang ingin disampaikan? Jangan biarkan pembaca menebak-nebak.

3. Bandingkan dengan Riset Sebelumnya

Langkah ketiga, jangan lupa tempatkan temuan Anda dalam konteks yang lebih luas. Bandingkan dengan penelitian sebelumnya. Apakah hasil Anda memperkuat, menyanggah, atau membawa kemajuan? Kalau belum jelas, balik ke langkah dua dan dalami lagi.

4. Tulis Metode Secara Detail

Setelah temuan dibahas tuntas, barulah kita tuliskan metode. Ceritakan apa yang Anda lakukan untuk bisa mendapatkan temuan tadi. Rinci. Harus bisa ditiru oleh peneliti lain. Di sinilah akuntabilitas mulai diuji.

5. Buat Pendahuluan yang Mengantar Pembaca

Pendahuluan bukan tempat pamer teori sebanyak-banyaknya. Ia adalah jembatan menuju temuan. Tulis secukupnya, tapi mengalir dan logis, agar pembaca bisa memahami latar belakang dan pentingnya riset Anda.

6. Ringkas dalam Abstrak dan Kata Kunci

Setelah semua tertata, ringkas dalam abstrak: tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Tambahkan kata kunci yang relevan agar artikel Anda mudah ditemukan dan tepat sasaran.

7. Rancang Judul yang Menarik dan Relevan

Judul itu penting. Ia adalah pintu pertama pembaca. Boleh provokatif, boleh berupa pertanyaan, tapi harus mencerminkan isi riset. Hindari clickbait akademik, menarik tapi tetap jujur.

8. Cek Ulang Sitasi dan Daftar Pustaka

Gunakan tools seperti Mendeley atau Zotero, tapi jangan asal percaya. Cek kembali: apakah metadata sudah sesuai? Apakah referensinya benar-benar Anda baca? Ini bagian dari tanggung jawab ilmiah.

9. Acknowledgement Bukan Formalitas

Ucapan terima kasih di bagian akhir bukan hanya basa-basi. Tunjukkan bahwa artikel ini adalah luaran dari hibah penelitian kompetitif. Cantumkan nomor kontrak jika ada. Ini bagian penting dari transparansi ilmiah.

Riset adalah siklus. Segera lanjutkan dengan penelitian baru. Inilah budaya akademik yang sehat, berkelanjutan dan terus bergerak.

Artikel akuntabel bukan hanya soal struktur, tapi soal integritas. Mari mulai menulis bukan karena tuntutan, tapi karena kita benar-benar ingin berkontribusi pada ilmu pengetahuan.

Dapatkan versi videonya di:

Temukan artikel lainnya tentang "Tips Publikasi Artikel Ilmiah"

muji.blog.unimma.ac.id