Konten dari Pengguna

Pascabanjir Bandang, Rumah Zakat Bentuk Desa Tangguh Bencana di Huta Godang

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rumah Zakat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Huta Godang, 20 Oktober 2026 — Rumah Zakat membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada 16–20 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, khususnya pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Pascabanjir Bandang, Rumah Zakat Bentuk Desa Tangguh Bencana di Huta Godang 2926
zoom-in-whitePerbesar
Pascabanjir Bandang, Rumah Zakat Bentuk Desa Tangguh Bencana di Huta Godang 2926

Pembentukan Destana bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali ancaman bencana, memahami kerentanan wilayah, serta mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat. Upaya ini menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana sekaligus penguatan kapasitas warga untuk menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Melalui kegiatan pembentukan Destana, masyarakat Desa Huta Godang mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan ancaman bencana, analisis kerentanan, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, serta langkah-langkah kesiapsiagaan yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Pengetahuan tersebut diharapkan membantu warga mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar dan memahami tindakan yang perlu dilakukan ketika bencana mengancam.

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun kelembagaan masyarakat yang tangguh dan mandiri. Keterlibatan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga menjadi unsur penting untuk memperkuat kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana dan meminimalkan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Kehadiran Rumah Zakat di Desa Huta Godang mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Kepala Desa Huta Godang, Aliasdi Pulungan, menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur yang telah menunjukkan kepedulian kepada masyarakat sejak masa tanggap darurat hingga tahap pascabencana.

“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Huta Godang, kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur atas bantuan, perhatian, serta kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Dukungan ini tidak hanya dirasakan pada masa darurat ketika bencana terjadi, tetapi juga terus berlanjut hingga tahap pascabencana melalui upaya pemulihan dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah membantu masyarakat kami,” ujar Aliasdi Pulungan.

Dukungan yang berlanjut hingga tahap pascabencana menjadi bagian penting dalam mendampingi masyarakat menghadapi dampak bencana. Tidak hanya membantu proses pemulihan, penguatan kesiapsiagaan juga diperlukan agar warga memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk menghadapi risiko serupa pada masa mendatang.

Melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana, Rumah Zakat berharap masyarakat Desa Huta Godang semakin siap, tanggap, dan mampu mengambil peran aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Penguatan kapasitas masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya meminimalkan dampak bencana, meningkatkan pemahaman mengenai tindakan penyelamatan, serta membangun kesiapsiagaan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Kehadiran Rumah Zakat bersama para donatur menjadi bagian dari komitmen untuk mendampingi masyarakat tidak hanya ketika bencana terjadi, tetapi juga selama proses pemulihan dan penguatan ketangguhan masyarakat.