Bacalah Al-qur'an Jangan Tunggu Galau

Saya seorang mahasiswa dari Universitas Islam Indragiri (UNISI). Sekarang saya sudah memasuki Semester 7 di Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Dengan jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Saya Memulai perkuliah pada tahun 2018 Masehi.
Tulisan dari Mulyono tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

u
BACALAH AL-QUR’AN JANGAN TUNGGU GALAU “siapa berbuat suatu amal untuk akhirat, maka Allah akan menjamin urusan agama dan penghidupan dunianya. Siapa yang abik hatinya, maka Allah memperbaiki jasmaninya. Siapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki pula hungannya dengan manusia.” (yahya bin Muadz Ar-Razi) Menusia memiliki hati yang rentan terhadap apa yang dirasakannya. Ketika ia mendapatan kenikmatan maka hatinya berbahagia, sebaliknya ketika ia mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan atau keburukan, maka hatinya bersedih dan gelisah. Hal ini sudah menjadi fitrah kita sebagai manusia. Kecenderungan manusia akan mencari sesuatu yang dapat menghibur dan membuat hatinya kembali bahagia. Allah Swt berfirman : Artinya : “(Al-qur’an) ini adalah penerang bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali ‘Imran : 138-139) Ayat di atas semacam obat untuk hati yang tandus, di tengah pdatnya aktivitas kita dalam kehidupan dunia ini, fitnah terjadi dimana-mana, persoalan politik yang tak kunjung selesai, lingkungan kerja yang tidak sesua dengan keinginan hati, keuangan keluarga yang tidak stabil, bertumpuknya hutang, ditipu teman sendiri, tidak memiliki keturunan, SPP kuliah yang nunggak belum dibayar, diputusin kekasih, susah move on dari mantan kekasih, belum lagi ditinggal istri baik itu mmeninggal dunia atau selingkuh. Ujian di atas menyebabkan perasaan galau selalu datang. Jika galau sudah memenuhi hati maka akan mudah menyebabkan seseorang menjadi stress. Adakah manusia di atas bumi ini terlepas dari perasaan galau? Adakah manusia terlahir tanpa masalah? Tidak ada. Dengan lahirnya kita di bumi ini, adalah sebuah kesepakatan bahwa kita menerima suka duka menjalani kesusahan dan kebahagian di dunia ini dengan penuh kesabaran dan ketaqwaan ke pada Alla Swt. Akan ada banyak kegalauan dan kegelisahan saya di masa mendatang, tetapi apa pun yang terjadi saya harus tetap dekat dengan Allah, harus dekat dengan orang-orang sholeh, dan tetap menjadi muslim yang baik. Hilangnya kegalauan itu dengan benyak membaca Al-qur’an dekat dengan Al-qur’an membaca dan meresapi Al-qur’an membuat hati menjadi tenang. Bacalah Al-qur’an, jangan hanya ketika galau saja. Bacalah Al-qur’an, jangan hanya ketika butuh saja. Bacalah Al-qur’an, jangan hanya ketika diuji masalah. Bacalah Al-qur’an, jangan hanya merasa kesepian. Bacalah Al-qur’an jangan hanya ketika memilki waktu luang saja, tapi juga membacanya di waktu sibuk luangkan waktu dengan Ayat Allah Swt. Pernah memiliki pengalaman menangis saat membaca Al-qur’an? Pernah mengadukan masalah melalui Al-qur’an? Coba kita praktekkkan, niscaya air mata terus mengalir, menangislah sejadi-jadinya. Luapkan semua masalah kita pada Allah. Sering mengadu kepada manusia tetapi selalu buntu? Maka dari itu coba mengadulah dengan Allah Swt yang menciptakan yang maha mengetahui segala permasalah hambanya, tidak mungkin yang maha menciptakan tidak mengetahui setiap permasalah hambanya yang ia (Allah) ciptakan. Cobalah kita menciptakan sesuatu tentu kita tau apa masalahnya ketika apa yang kita ciptaka itu bergerak dan hidup tentu sesudahnya tampak jelas kekurangnya karna hanya kita yang tahu apa yang kita buat itu. begitu juga Allah yang menciptkan dan maha mengetahui segala apa yang ia (Allah) ciptakan di atas muka bumi ini. “Allah sendiri yang menjamin bahwa dengan mengingat Allah (membaca Al-qur’an) hati manusia akan tenang, apa yang kita cari di dunia ini selain ketenangan? maka bacalah Al-qur’an, jangan nunggu galau.” Wallhu ‘alam bisshawab…
Al-quran-quran..
