Konten dari Pengguna

Resensi Malam Koneksi 2026: Doelanan, Ruang Kebersamaan Ilmu Komunikasi UNS

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Munaf Ali Wafa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Acara Doelanan 2026. Foto : Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Acara Doelanan 2026. Foto : Dokumentasi Pribadi

Ada sesuatu yang menarik dari sebuah acara yang mampu membuat mahasiswa sejenak melupakan rutinitas perkuliahan. Bukan hanya karena kemeriahan panggungnya, tetapi karena adanya ruang untuk tertawa, bermain, berkarya, dan merasa menjadi bagian dari sebuah kebersamaan.

Hal tersebut terasa dalam puncak rangkaian Malam Koneksi 2026 yang bertajuk Doelanan, yang digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026 di Hutan FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS). Mengusung tema “Rancang Omah” dengan tagline “Saha Rasa, Saha Karya, Saha Sukha”, acara ini menjadi ruang bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS angkatan 2026 untuk berkumpul dan menikmati berbagai karya teman-teman satu angkatan.

Konsep Doelanan sendiri mengangkat suasana bermain dan nostalgia masa kecil. Hal tersebut terlihat dari suasana acara yang santai dan tidak terlalu formal. Pemilihan Hutan FISIP sebagai lokasi juga mendukung konsep tersebut karena memberikan ruang terbuka yang nyaman untuk berinteraksi. Konsep tersebut terasa cukup relevan dengan kehidupan mahasiswa baru. Memasuki dunia perkuliahan berarti mulai berhadapan dengan tugas, kegiatan organisasi, tuntutan akademik, dan berbagai pengalaman baru. Di tengah kesibukan tersebut, Doelanan hadir sebagai sebuah ruang untuk berhenti sejenak dan menikmati kebersamaan.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai penampilan dari mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2026. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat sebagai pengisi dan bagian dari kepanitiaan. Beragam penampilan tersebut membuat acara terasa lebih hidup sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan bakat mereka.

Doelanan dipimpin oleh Muhammad Farel Hardy Wicaksono sebagai ketua pelaksana, dengan Galatia Agastya Warsana sebagai ketua panitia Malam Koneksi 2026 dan dukungan HIMAKOM di bawah kepemimpinan Fayyaz Atif Deswantyo. Kerja sama tersebut membuat rangkaian acara dapat berjalan sebagai sebuah kegiatan yang dibuat dari, oleh, dan untuk angkatan 2026.

Menurut saya, kekuatan Doelanan terletak pada suasananya yang sederhana tetapi mampu membangun kebersamaan. Seseorang yang sebelumnya mungkin belum terlalu dikenal dapat tampil dan menunjukkan bakatnya di hadapan satu angkatan. Dari situ, interaksi pun mulai terbentuk. Ada yang tampil, ada yang memberikan dukungan, dan ada pula yang ikut bekerja di balik layar. Acara ini bukan hanya menjadi penutup rangkaian Malam Koneksi, tetapi juga menjadi awal bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2026 untuk saling mengenal, berkarya, dan menciptakan kenangan bersama.