Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu A Single Moment Of Sincerity - Asking Alexandria

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asking Alexandria. Foto: Getty Images.
zoom-in-whitePerbesar
Asking Alexandria. Foto: Getty Images.

A Single Moment Of Sincerity merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Britania Raya, Asking Alexandria. Lagu berdurasi 3 menit 50 detik ini merupakan lagu kedelapan dalam album bertajuk “Stand Up And Scream” yang dirilis pada 15 September 2009. Album ini memuat 13 trek lagu, di antaranya When Everyday’s The Weekend, If You Can’t Ride Two Horses At Once…You Should Get Out Of The Circus, I Was Once, Possibly, Maybe, dan Perhaps A Cowboy King. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “A Single Moment Of Sincerity” yang dibawakan Asking Alexandria.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu A Single Moment Of Sincerity – Asking Alexandria

False tales, lies of a washed up prom queen

Cerita palsu, kebohongan ratu prom yang terdampar

Why’d you tell me everything was fine, everything was okay?

Kenapa kau bilang padaku semuanya baik-baik saja, semuanya baik-baik saja?

Get on your knees, oh!

Berlututlah, oh!

Oh, why? Tear me up!

Oh mengapa? Hancurkan aku!

No, why? Everything’s dead inside!

Tidak Memangnya kenapa? Semuanya mati di dalam!

Oh, you should’ve told me, at least I would’ve known

Oh, kamu seharusnya memberitahuku, setidaknya aku akan tahu

No, you should’ve told me, and carved it in my bones!

Tidak, kamu seharusnya memberitahuku, dan mengukirnya di tulang-tulangku!

Tear out my eyes, remove my gift of sight!

Cabut mataku, singkirkan karunia penglihatanku!

Proves ever cursing, the light won’t find us here!

Terbukti pernah mengutuk, cahaya tidak akan menemukan kita di sini!

Painted red, my eyes are burning

Dicat merah, mataku terbakar

And still, you hide behind the waves

Dan tetap saja, kamu bersembunyi di balik ombak

Your silence is haunting

Keheninganmu menghantui

Your words relentless, burying in

Kata-katamu tanpa henti, mengubur

My heart betrays me, for a last first kiss goodbye

Hatiku mengkhianatiku, untuk ciuman pertama yang terakhir selamat tinggal

Fall asleep!

Tertidur!

Jar one eye!

Segel satu mata!

Jar one eye!

Segel satu mata!

Spilling every lie you’ve spilled before; still, I’m not forgiving you

Menumpahkan setiap kebohongan yang telah kamu tumpahkan sebelumnya; tetap saja, aku tidak memaafkanmu

What’s happened between us? What can I give to save us?

Apa yang terjadi di antara kita? Apa yang bisa aku berikan untuk menyelamatkan kita?

Being righteous isn’t quite enough

Menjadi orang benar saja tidak cukup

What’s happened between us? What can I give to save me?

Apa yang terjadi di antara kita? Apa yang bisa aku berikan untuk menyelamatkan aku?

These oceans are far between our hearts

Lautan ini jauh di antara hati kita

The breathing has got too hard

Napasnya menjadi terlalu sulit

These oceans are far between our hearts

Lautan ini jauh di antara hati kita

The breathing has got too hard

Napasnya menjadi terlalu sulit

No!

Tidak!

Scream with the voice of an angel, lie in the eyes of the gospel!

Berteriak dengan suara malaikat, berbaring di mata Injil!

Smile in the face of your victims, smile for me!

Tersenyumlah di hadapan para korbanmu, tersenyumlah untukku!

This is my last request to you, hold my breath!

Ini permintaan terakhirku padamu, tahan nafasku!

I was clutching onto disaster, hold my breath!

Aku mencengkeram bencana, tahan napas!