Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Dark Horse - Bowerbirds

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang wanita mengajari putrinya bermain gitar. Foto: Nitikan T/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengajari putrinya bermain gitar. Foto: Nitikan T/Shutterstock.

Dark Horse merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Bowerbirds. Lagu berdurasi 4 menit 33 detik ini merupakan lagu keempat dalam album bertajuk “Hymns For a Dark Horse” yang dirilis pada tahun 2007. Album ini memuat 12 trek lagu, di antaranya In Our Talons, Bur Oak, dan The Marbled Godwit. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik lagu “Dark Horse” yang dibawakan Bowerbirds.

 

Lirik Lagu Dark Horse – Bowerbirds

On the shore of the lake

In the great upstate of New York

Came the call of a loon

Cold, cold, o’er a plume of smoke

He spoke to my center

He spoke of the future

He sang, “You, my friend, are alone, alone.”

We live with the cockroach

And we split our cords of oak

And keep this wood stove burning

While the bitter winds are blowing

We stow our words in the cellar

So we never lose hope

And keep this wood fire stoked

While the bitter winds blow

Alone on the land

In the love of the dirt again

There’s a sharp, jagged winter

At the center of my home

Of my blood and bones

That sleets and snows and makes me shiver

But you, my heart, I will never know

We live with the cockroach

And we split our cords of oak

And keep this wood stove burning

While the bitter winds are blowing

We stow our words in the cellar

So we never lose hope

And keep this wood fire stoked

While the bitter winds blow

 

Terjemahan Lirik Lagu Dark Horse dari Bowerbirds

Di tepi danau

Di bagian utara besar new york

Datanglah panggilan seekor loon

Dingin, dingin, atau segumpal asap

Dia berbicara ke center aku

Dia berbicara tentang masa depan

Dia bernyanyi, “kamu, temanku, sendirian, sendirian.”

Kita hidup dengan kecoa

Dan kita membelah tali pohon ek kita

Dan biarkan tungku kayu ini tetap menyala

Sementara angin pahit bertiup

Kita menyimpan kata-kata kita di ruang bawah tanah

Jadi kita tidak pernah kehilangan harapan

Dan jaga agar api kayu ini tetap menyala

Sementara angin pahit bertiup

Sendirian di darat

Dalam cinta tanah lagi

Ada musim dingin yang tajam dan bergerigi

Di tengah rumahku

Dari darah dan tulangku

Hujan es dan salju itu membuatku menggigil

Tapi kamu, hatiku, aku tidak akan pernah tahu

Kita hidup dengan kecoa

Dan kita membelah tali pohon ek kita

Dan biarkan tungku kayu ini tetap menyala

Sementara angin pahit bertiup

Kita menyimpan kata-kata kita di ruang bawah tanah

Jadi kita tidak pernah kehilangan harapan

Dan jaga agar api kayu ini tetap menyala

Sementara angin pahit bertiup