Lirik dan Terjemahan Lagu Everyone Hates Everyone - Superjoint

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.
Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Everyone Hates Everyone merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Amerika Serikat, Superjoint. Lagu berdurasi 3 menit 49 detik ini merupakan lagu ketiga dalam album bertajuk “Use Once And Destroy” yang dirilis pada tahun 2002. Album ini memuat 18 trek lagu, di antaranya Stupid, Stupid Man, It Takes No Guts, dan Drug Lour Love. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Everyone Hates Everyone” yang dibawakan Superjoint.
Lirik dan Terjemahan Lagu Everyone Hates Everyone – Superjoint
Mind is a freeze
From me
From you
From shock
(Pikiran membeku
Dari aku
Darimu
Dari keterkejutan)
There is no sanctuary
You want to do this right now
Your blank look tells me
You’re not too thrilled at all
(Tidak ada tempat perlindungan
Kamu ingin melakukan ini sekarang
Tatapan kosongmu memberitahuku
Kamu tidak terlalu senang sama sekali)
To stand here face to face with me
You want to stab at me right now
Not tomorrow
‘Cause there’s a fine line
(Untuk berdiri di sini berhadap-hadapan denganku
Kamu ingin menusuk aku sekarang
Bukan besok
Karena ada garis halus)
Between me and them
Call it a rift
I can’t look you in the eye
Without just crying/laughing
(Antara aku dan mereka
Sebut saja itu keretakan
Aku tidak bisa menatap matamu
Tanpa hanya menangis/ tertawa)
I speak with death-threat tone
You and yours want to make a name
Pack it up and move on
Right now
(Aku berbicara dengan nada ancaman kematian
Kamu dan kamu ingin membuat nama
Kemasi dan lanjutkan
Sekarang juga)
Not tomorrow
‘Cause there’s a fine line
Between me and them…
Call it a…
(Bukan besok
Karena ada garis halus
Antara aku dan mereka…
Sebut saja…)
I will decide
There’s pressure
Revolving
Absorbing
(Aku akan memutuskan
Ada tekanan
Bergulir
Mengasyikkan)
Unloading
Depreciated
Step on the foot of excelcier
A net in the womb of the aftermath
(Bongkar
Disusutkan
Langkah di kaki excelcier
Jaring di rahim setelahnya)
The problem ahead is that fine line
That keeps us apart
A fence there in the middle
Keeps us apart again
(Masalah di depan adalah garis halus itu
Itu membuat kita terpisah
Ada pagar di tengahnya
Memisahkan kita lagi)
