Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Hallelujah - Kelley Mooney

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang wanita bermain biola. Foto: suthin supanbud/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita bermain biola. Foto: suthin supanbud/Shutterstock.

Hallelujah merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Kelley Mooney. Lagu berdurasi 5 menit 32 detik ini merupakan lagu ke-13 dalam album bertajuk “Tomorrow” yang dirilis pada 10 Juni 2011. Album ini memuat 13 trek lagu, di antaranya Don’t You Know Who I Think I Am, Don’t Never, dan Unspoken Truth. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Hallelujah” yang dibawakan Kelley Mooney.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Hallelujah – Kelley Mooney

A crown of thorns placed on His head

Sebuah mahkota duri ditempatkan di kepala-Nya

He knew that He would soon be dead

Dia tahu bahwa Dia akan segera mati

He said did you forget me Father did you?

Dia bilang apakah kamu melupakanku Ayah kan?

They nailed Him to a wooden cross

Mereka memaku-Nya di kayu salib

Soon all the world would feel the loss

Segera seluruh dunia akan merasakan kehilangan

Of Christ the King before His Hallelujah

Tentang Kristus Raja di hadapan Haleluya-Nya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, haleluya

He hung His head and prepared to die

Dia menundukkan kepalanya dan bersiap untuk mati

Then lifted His face up to the sky

Lalu mengangkat wajah-Nya ke langit

Said I am coming home now Father to you

Katanya aku pulang sekarang Ayah untukmu

A reed which held His final sip

Sebuah buluh yang menahan tegukan terakhir-Nya

Was gently lifted to his lips

Diangkat dengan lembut ke bibirnya

He drank His last and gave His soul to glory

Dia minum yang terakhir dan memberikan jiwanya untuk kemuliaan

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

The soldier who had used his sword

Prajurit yang telah menggunakan pedangnya

To pierce the body of our Lord

Untuk menembus tubuh Tuhan kita

Said truly this is Jesus Christ our Savior

Mengatakan dengan sungguh-sungguh inilah Yesus Kristus Juru Selamat kita

He looked with fear upon his sword

Dia melihat dengan ketakutan pada pedangnya

Then turned to face his Christ and Lord

Kemudian berbalik menghadap Kristus dan Tuhannya

Fell to his knees crying Hallelujah

Jatuh berlutut menangis Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Took from his head the thorny crown

Mengambil dari kepalanya mahkota berduri

And wrapped him in a linen gown

Dan membungkusnya dengan gaun linen

And laid him down to rest inside the tomb

Dan membaringkannya untuk beristirahat di dalam makam

The holes in his hands, his feet and side

Lubang di tangan, kaki, dan sampingnya

Now in our hearts we know he died

Sekarang di hati kita, kita tahu dia meninggal

To save us from ourselves oh hallelujah

Untuk menyelamatkan kita dari diri kita sendiri oh haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Three days went by again they came

Tiga hari berlalu lagi mereka datang

To move the stone to bless the slain

Untuk memindahkan batu untuk memberkati yang terbunuh

With oil and spice anointing hallelujah

Dengan minyak dan rempah-rempah urapan haleluya

But as they went to move the stone

Tapi saat mereka pergi untuk memindahkan batu itu

They saw that they were not alone

Mereka melihat bahwa mereka tidak sendirian

But Jesus Christ has risen Hallelujah

Tetapi Yesus Kristus telah bangkit Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya

Hallelujah, hallelujah

Haleluya, Haleluya